Perahu Nelayan Raas Hancur Akibat Ledakan Tabung Elpiji, Empat Korban Alami Luka

Perahu Nelayan Raas Hancur
Perahu nelayan hancur berkeping-keping yang disebabkan tabung elpiji meledak di perairan Desa Brakas, Kecamatan Raas, Sumenep, Sabtu (13/3). (Foto: Istimewa)

maduraindepth.com – Perahu motor kayu dengan nama Sumber Barokah hancur berkeping-keping di perairan Desa Brakas, Kecamatan Raas, Sumenep, Sabtu (13/3). Perahu yang ditumpangi empat nelayan tersebut meledak.

Kejadian bermula saat perahu yang dinahkodai Nosra, 40, nelayan asal Desa Brakas hendak bersandar di pelabuhan setempat sekitar pukul 05.30. Saat itu perahu tersebut membawa tiga anak buah kapal (ABK).


Tiga ABK itu yakni Syaiful, 34, Hosen, 28, dan Adi, 25. Ketiganya merupakan warga Desa Brakas, Kecamatan Raas, Sumenep. Diterangkan, saat berlabuh kondisi mesin perahu dan akan diperbaiki oleh Nosra.

“Dia (nahkoda, Red) memerintahkan ABK Syaiful untuk membuat kopi. Namun tidak beberapa lama terjadi ledakan,” terang Kasubaghumas Polres Sumenep AKP Widiarti.

Ledakan itu diduga berasal dari tabung gas elpiji 5 kilogram. Akibatnya, seluruh bagian perahu kayu motor tersebut hancur dan berserakan di laut. Beruntung tidak ada korban jiwa dari kejadian itu. Namun nahkoda dan ABK mengalami luka.

Berdasarkan informasi, Nosra mengalami patah tulang pada bagian pinggang. Kemudian Syaiful mengalami luka bakar pada bagian tangan sebelah kanan dan kiri, luka bakar pada bagian kaki sebelah kanan dan kiri, luka lecet pada bagian punggung atas sebelah kiri, dan luka lecet pada bagian muka.

Sedangkan Jumadi luka dalam pada bagian punggung belakang. Selain itu, Hosen juga mengalami luka robek pada bagian pelipis mata sebelah kiri dan luka lecet pada bagian lengan tangan sebelah kiri.

Baca juga:  Puluhan Talenta Lokal Sumenep Ikuti Seleksi Timnas Indonesia U-16 dan U-19

“Korban luka langsung dibawa ke Puskesmas untuk mendapat perawatan,” jelasnya. (BAD)