Penyebaran Covid-19 Masif, Bupati Hentikan Sementara Kegiatan Sejumlah OPD di Bangkalan

Bupati Bangkalan R Abd Latif Amin Imron. (Foto: Suryadi Arfa/MI)

maduraindepth.com – Tingginya angka penyebaran Covid-19, Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron memberlakukan pemberhentian sementara semua kegiatan di beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Pemberhentian diberlakukan selama lima hari kerja mulai 18-22 Januari 2021.

Beberapa OPD yang diberhentikan sementara untuk melaksanakan kegiatan di antaranya Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Dinas Pendudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil), Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Dinas Pendidikan (Disdik), dan Dinas Perikanan.


Kemudian Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), serta Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KB-PPPA).

Selain itu, pemberhentian kerja sementara juga diberlakukan pada Bagian Perencanaan dan Keuangan Sekretariat Daerah, Bagian Pemerintahan, dan Bagian Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah.

“Dilakukan pemberhentian sementara semua kegiatan selama lima hari,” tutur Ra Latif dalam keterangan tertulisnya, Senin (18/1).

Ketentuan itu dipertegas Bupati Bangkalan melalui surat edaran (SE) nomor: 800/185/430.032/2021 tentang penetapan jam kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk meningkatkan kewaspadaan penularan Covid-19.

Dalam surat tersebut juga dijelaskan bagi jabatan pelaksana perangkat daerah lainnya menggunakan sistem Work From Home (WFH). Mekanismenya, shift satu hari kerja di kantor dan satu hari kerja di rumah dengan komposisi 25 persen yang pembagiannya dilakukan oleh masing-masing perangkat daerah.

Baca juga:  Lambannya Penanganan Kasus Peselingkuhan ASN Sumenep, Inspektorat: Belum Ada Laporan Resmi

“Ketentuan pembagian shift dikecualikan untuk pejabat pimpinan tinggi pratama, administrasi dan pengawas (pejabat struk