Pemkab Pamekasan Ingatkan Tidak Percaya Calo CPNS

Sekda Pamekasan
Sekretaris Daerah Pamekasan, Totok Hartono. (Foto: Istimewa)

maduraindepth.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, Jawa Timur meminta masyarakat untuk mewaspadai adanya upaya penipuan pada rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kontrak (PPPK) tahun 2021.

Sekretaris Daerah Pamekasan, Totok Hartono mengungkapkan, masyarakat jangan sampai percaya apabila ada orang yang mengiming-imingi bisa meloloskan menjadi CPNS atau PPPK. Sebab, penilaian dari seluruh tes yang diikuti pelamar akan keluar secara otomatis tanpa bantuan manusia.


“Kepada masyarakat Pamekasan semuanya, sudah jelas (rekrutmen CPNS dan PPPK, red) ini prosesnya murni,” tegasnya, Senin (5/7/2021).

“Jangan percaya kalau ada salah satu pihak yang berjanji untuk membantu, karena semuanya diproses melalui mesin,” imbuh Totok.

Dia menambahkan, rekrutmen CPNS dan PPPK dilakukan secara transparan. Juga, tidak ada pihak-pihak tertentu yang bisa intervensi memberikan nilai tinggi kepada salah satu pelamar.

Sehingga siapapun bisa lolos sebagai abdi negara apabila mampu memperoleh nilai tinggi sesuai dengan passing grade yang telah ditentukan.

“Setelah tes nilainya langsung keluar, jadi kalau ada yang berjanji bisa diperjuangkan, ya nggak. Prosesnya murni, tidak ada atas prosesnya seseorang,” tandasnya.

Pemkab Pamekasan tahun 2021 mendapat formasi 1.128 formasi, meliputi formasi CPNS sebanyak 236 dengan rincian 184 tenaga kesehatan, dan 52 tenaga teknis. Kemudian formasi PPPK sebanyak 897 dengan rincian fungsional non guru sebanyak 9, dan 883 khusus guru.

Baca juga:  Anggota TRC BPBD Meninggal Dunia, Banyak Pihak Berduka Cita

“Tidak ada yang bisa intervensi, jangan percaya, jangan percaya,” tutup dia. (RUK/BAD)