Pancaroba Ancam Bencana Kebakaran di Pamekasan Madura

Pancaroba
Petugas saat memadamkan api. (Foto: BPBD Pamekasan for MI)

maduraindepth.com – Memasuki peralihan musim atau pancaroba, kebakaran lahan mengancam Kabupaten Pamekasan, Madura. Suhu udara yang mencapai 34 derajat dan ditandai dengan angin kencang menjadi salah satu pemicu.

Supervisor Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pamekasan, Budi Cahyono mengatakan bahwa pancaroba diprediksi terjadi pada bulan Oktober ini. Hal ini ditandai dengan kondisi cuaca yang tidak menentu.


“Kami prediksi musim pancaroba kali ini, akan terjadi pada bulan Oktober ini, hal itu bisa dilihat dari perubahan cuaca di beberapa tempat” ungkapnya, Rabu (14/10).

Dari itu, Budi menyampaikan, untuk terus mengantisipasi terhadap kondisi cuaca yang tidak menentu. Yaitu, cuaca panas yang ekstrim kemudian disusul dengan hujan yang lebat.

“Kita harus waspada terhadap kemungkinan yang akan terjadi,” jelasnya.

Untuk mengantisipasi, lanjut Budi, dengan melakukan pembersihan sampah di sejumlah tempat yang berpotensi menimbulkan bencana alam, melakukan pemangkasan pada sejumlah pohon yang lebat, serta menjaga kekebalan tubuh sehingga dapat meminimalisir kemungkinan terjadinya bencana.

“Seperti halnya ancaman kebakaran hutan dan lahan, ancaman penyakit hingga cuaca yang ekstrim,” imbuhnya.

Selain itu, dia juga menyarankan agar masyarakat Pamekasan terus mengikuti perkembangan laman informasi yang memuat kondisi cuaca.

“Saran saya, ikuti perkembangan informasi cuaca resmi di media informasi atau di laman beranda media sosial lembaga yang berkompeten soal cuaca, seperti BMKG,” pungkasnya. (RUK/MH)