Mensos Risma Kunjungi Lokasi Longsor Pamekasan dan Salurkan Bantuan, Berikut Nominalnya

Longsor Pamekasan
Mensos Tri Rismaharini saat memberikan bantuan secara simbolis kepada Pengasuh Ponpes Annidhomiyah, Sabtu (27/2). (FOTO: Umarul Faruk/MI)

maduraindepth.com – Menteri Sosial (Mensos) Republik Indonesia (RI) Tri Rismaharini mengunjungi lokasi longsor di Pondok Pesantren (Ponpes) Annidhomiyah, Desa Bindang, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan, Sabtu (27/2).

Dalam kunjungan tersebut, Mensos memberikan sejumlah bantuan uang kepada korban bencana alam longsor yang terjadi pada hari Rabu (24/2/21) dini hari lalu.


Total bantuan yang diberikan Mensos senilai Rp 135 juta. Rinciannya, untuk lima keluarga korban meninggal masing-masing Rp 15 juta, dua keluarga korban luka masing-masing mendapat Rp 5 juta dan Rp 50 juta untuk lembaga Ponpes Annidhomiyah.

Mensos Tri Rismaharini menyampaikan, bantuan sosial tersebut merupakan amanah dari Presiden Joko Widodo untuk disalurkan kepada korban bencana alam longsor yang menimpa para santri di Ponpes Annidhomiyah.

Risma berharap bantuan yang diberikan oleh pemerintah tersebut bisa meringankan beban keluarga korban dan pihak Ponpes Annidhimiyah.

“Kami mendapat amanah dari Presiden untuk menyalurkan bantuan kepada korban meninggal, juga bantuan kepada korban luka dan kami membawa sedikit bantuan untuk pondok ini,” tutur mantan Wali Kota Surabaya tersebut.

Risma menghimbau, agar lokasi longsor di Ponpes Annidhomiyah dan lokasi yang berpotensi longsor agar tidak ditempati untuk sementara waktu. Sebab curah hujan sangat tinggi, terutama yang lokasinya berada di lereng.

“Saya juga nitip kepada pemerintah daerah untuk mengingatkan warga yang tinggal di lereng-lereng agar waspada supaya terhindar dari bencana,” imbuhnya.

Baca juga:  Tiga Kendaraan Terlibat Kecelakaan Karambol di Jalan Raya Pamekasan - Sumenep

Sementara itu, Pengasuh Ponpes Annidhomiyah Mukhaidi menyampaikan, pasca terjadinya longsor itu aktivitas di pesantren diliburkan sesuai dengan arahan Mensos, Gubernur Jawa Timur dan pemerintah setempat.

Berikut daftar nama korban meninggal dan ahli waris yang mendapat bantuan masing-masing Rp 15 juta
  1. Robiatul Adawiyah, umur 14 tahun, alamat Desa Poreh, Kecamatan Karang Penang, Kabupaten Sampang. Ahli waris yang menerima tunjangan H. Rosip.
  2. Santi, umur 14 tahun alamat Dukoh, Mencek, Sukorambi, Jember. Ahli waris Abdul Aziz dan Sutik
  3. Nabila, umur 12 tahun, Alamat Sempong Barat, Pasongsongan, Kabupaten Sumenep. Ahli waris Ririn
  4. Nur Azizah, umur 13 tahun, alamat Dukoh, Mencek, Sukorambi, Jember. Nama Ahli waris Samak dan Murani
  5. Siti Komariyah, umur 17 tahun alamat Desa Palampang, Sumber Jambi, Jember. Nama Ahli waris Bedri.
Korban patah tulang dan selamat (mendapat bantuan masing-masing Rp 5 juta) sebagai berikut:
  1. Nurul Khomariyah, umur 15 tahun, asal Desa Gunung Malang Sumber Jambi, Jember.
  2. Tia Muharromah, Santriwati asal Dempo Timur, Pasean, Pamekasan.

(RUK/MH)