banner 728x90

Mahasiswa DKV Universitas Wiraraja Pamerkan Spektrum Seni Madura di Sumenep

Foto bersama. (Foto: Arif Coolbreak/MID)

maduraindepth.com – Mahasiswa Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) Universitas Wiraraja (Unija), Madura, menggelar pameran karya bertajuk The Spectrum of Madura’s Art (SOMA). Pameran yang mengangkat tema Song-osong Lombhung ini dibuka di Pendopo Agung Sumenep, Jumat (23/1/2026).

Pameran SOMA menampilkan puluhan karya visual mahasiswa yang mengeksplorasi identitas budaya Madura melalui pendekatan desain kontemporer. Kegiatan ini dihadiri jajaran rektorat Unija, akademisi, budayawan, serta pelaku industri kreatif.

Ketua Panitia SOMA, Salwa Rizka Rahmawaty, mengatakan pameran tersebut diikuti 40 peserta, terdiri atas mahasiswa DKV Unija dan siswa sekolah menengah atas. Menurut dia, pelibatan siswa SMA dimaksudkan untuk membuka ruang apresiasi dan mendorong minat generasi muda terhadap seni dan desain.

“Pameran ini menjadi ruang belajar dan eksplorasi bersama, tidak hanya bagi mahasiswa, tetapi juga bagi pelajar yang tertarik pada dunia seni visual,” kata Salwa.

Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja, Rillia Aisyah Haris, menilai SOMA bukan sekadar ajang pamer karya. Ia menyebut pameran tersebut sebagai ruang dialog kreatif yang merepresentasikan proses pembelajaran mahasiswa DKV.

“Desain tidak berhenti pada estetika. Karya-karya ini menunjukkan bagaimana desain menyampaikan pesan, makna, dan kepedulian terhadap konteks sosial serta budaya lokal,” ujar Rillia.

Ia menambahkan, sebagian besar karya dalam pameran SOMA berangkat dari eksplorasi nilai-nilai lokal Madura. Pendekatan tersebut, menurutnya, sejalan dengan visi kampus untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kemampuan teknis sekaligus kepekaan sosial dan budaya.

Baca juga:  Cerita Putri, Berkarir Sebagai Atlet Voli Hingga Masuk Skuad Timnas Indonesia

Universitas Wiraraja berharap pameran SOMA dapat memperkuat sinergi antara akademisi, masyarakat, pemerintah daerah, dan pelaku industri kreatif. Selain menjadi ruang apresiasi seni, pameran ini diharapkan berkontribusi pada pengembangan pengetahuan dan kreativitas berbasis budaya lokal. (*/MH)

banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *