Lima Hari Menghilang, Nelayan Gili Iyang Ditemukan Mengapung di Perairan Talango

Penemuan Mayat Sumenep
Petugas bersama warga saat melihat kondisi korban nelayan tenggelam yang ditemukan di Dusun Lembana, Desa Kombang, Kecamatan Talango, Sumenep, Selasa (1/6). (Foto: Humas Polres Sumenep for MI)

maduraindepth.com – Warga dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat di Dusun Lembana, Desa Kombang, Kecamatan Talango, Sumenep, Selasa (1/6). Mayat berjenis kelamin laki-laki itu diketahui bernama Kipnatun, warga Dusun Desa Bancamara Pulau Gili Iyang, Kecematan Dungkek, Sumenep.

Sebelumnya, pria 58 tahun yang sehari-hari berprofesi sebagai nelayan itu dinyatakan hilang saat melaut sejak Kamis (27/5) lalu. Sekitar lima hari menghilang, korban ditemukan sudah tidak bernyawa di perairan Pulau Poteran, Kecamatan Talango.


Kasubaghumas Polres Sumenep AKP Widiarti menjelaskan, jenazah pertama kali ditemukan oleh H. Misrawi. Mayat ditemukan dalam kondisi tercantol di pohon kayu mangrove.

“Kondisi korban pada bagian kepala dan seluruh wajah dalam keadaan hancur. Perut robek, jari tangan kiri dan kanan terlepas semua,” jelasnya.

Diterangkan, korban yang mengenakan baju merah kombinasi hitam lengan panjang tersebut diakui oleh anak korban yang bernama Su’udi.

Mantan Kapolsek Kota Sumenep itu menambahkan, korban hanya di lakukan VER luar dan tidak di autopsi. Sebab pihak keluarga tidak bersedia jika jenazah dilakukan autopsi.

“Hilang saat mencari ikan. Selanjutnya korban diserahkan kepada keluarga dan dibawa pulang ke rumah duka,” tutupnya. (BAD)