KLM Sumber Baru Asal Lamongan Akhirnya Berhasil Dievakuasi

KLM Sumber Baru
Petugas Satpolair Polres Sumenep berada di atas KLM Sumber Baru yang bersandar di Pelabuhan Gersik Putih, Kecamatan Kalianget, Sumenep, Rabu (3/2). (Satpolair Polres Sumenep for MI)

maduraindepth.com – Kapal Layar Motor (KLM) Sumber Baru berhasil dievakuasi, Selasa (2/2). Diketahui, kapal asal Kabupaten Lamongan tersebut mengalami kerusakan mesin di Perairan Pulau Guwa-Guwa, Kecamatan Raas, Sumenep.

Evakuasi KLM Sumber Baru dimulai pada Senin (1/2) dengan cara ditarik Kapal Motor (KM) Qalaqy 01 yang dinahkodai Sultan. Penarikan kapal tersebut dipimpin Petugas Satpolair Polres Sumenep Bripka Ida Bagus Gede.


Kemudian Selasa (2/2) sekitar pukul 02.10, KM Qalaqy 01 yang menarik KLM Sumber Baru sampai dan lego jangkar di Pelabuhan Gersik Putih, Kecamatan Kalianget, Sumenep. “Kapal beserta anak buah kapal (ABK) sampai dengan selamat,” jelas Kasatpolair Polres Sumenep Iptu Agung Widodo, Rabu (3/2).

Diterangkan, KLM Sumber Baru GT 57 merupakan kapal milik H. Mizan Noor, keagenan PT. Aldi Bintang Timur Sakti, Sedayulawas, Brondong, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Kapal itu dinahkodai Sadri Efendi dan membawa empat ABK yakni Syafuani, Elmi Sugianto, Efendi, dan Iban.

Kapal tersebut bermuatan bahan bangunan seberat 5 ton dan bahan klontongan 45 ton. Pada saat kapal mengalami kerusakan mesin, sebagian muatan dibuang ke laut untuk mengurangi beban kapal.

Tujuannya agar beban muatan kapal tidak terlalu berat dan mengutamakan keselamatan. Mengingat saat itu terjadi gelombang laut tinggi dan angin kencang.

Baca juga:  Penculik Anggota PPK Menyerahkan Diri, Pelaku Ancam Korban Pakai Pistol Mainan

Muatan yang terpaksa dibuang meliputi gula sebanyak 30 sak, keramik 800 dos, mie instan 400 dos, dan air mineral 800 dos. “Mengantisipasi cuaca buruk. Jadi beberapa muatan dibuang untuk mengurangi beban kapal. Kapal dan semua kru berhasil selamat,” pungkasnya.

Sebagai tambahan informasi, kapal tersebut diduga mengalami kerusakan mesin di perairan Pulau Guwa-Guwa, Kecamatan Raas, Sumenep, Sabtu (30/1). KLM Sumber Baru dijadwalkan tiba di pelabuhan Kuala Pembuang Kalimantan Tengah, Rabu (28/1). Namun tak kunjung bersandar dan sempat hilang kontak. Kapal bertolak dari Sedayulawas, Kecamatan Brondong, Lamongan, Selasa (27/1). (BAD)