Khofifah Berkunjung ke Pamekasan, Ini yang Disampaikan

Khofifah menyerahkan bantuan secara simbolis kepada bupati Pamekasan, Baddrut Tamam. (Foto: RUK/MI)

maduraindepth.com – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melakukan kunjungan ke Pamekasan, Madura, Selasa (29/9) kemarin. Kunjungan ini dalam rangka dukungan dan upaya Pemprov untuk mengoptimalkan pelayanan penanganan COVID-19.

Dalam kunjungannya, orang nomor satu di Pemprov Jatim itu menyalurkan bantuan masker untuk pendamping desa di Kabupaten Pamekasan dan bantuan langsung tunai dana desa program Jatim Puspa.


“Update mingguan, Pamekasan sudah masuk zona kuning. Ini prestasi yang luar biasa, karena menjaga stabilitas penyabaran COVID-19. pasti semua bekerja sangat keras dengan berbagai pergerakan,” kata Khofifah saat memberikan sambutan penyerahan bantuan yang berlangsung di pendopo Ronggo Sukowati Pamekasan, Selasa (29/9) kemarin.

Mantan menteri sosial itu juga menyalurkan bantuan subsidi upah dan penerima manfaat program BPJS ketenagakerjaan, serta penyerahan simbolis sertifikat program strategis nasional instansi pemerintah dan lembaga keagamaan. Kemudian penyerahan kredit program dana bergulir.

“Tidak ada yang bisa memastikan kapan berhentinya penyebaran COVID-19 ini, bersih dan sehat itu menjadi sangat penting dan sinergitas antara Bupati Pamekasan dengan BPN, BPK, BPJS semua akan berdampak positif pada penekanan penyebaran COVID-19 ini,” imbuhnya.

Dia juga menyampaikan bahwa pihaknya menjalankan program pemberdayaan usaha perempuan (Puspa). Nominal hibah dana ini sebesar Rp 2,5 juta untuk setiap keluarga penerima manfaat (KPM).

Baca juga:  Komitmen Bantu Warga Kurang Mampu, BAZNAS Sampang Beri Bantuan Nenek Mariha

“Ketika mereka sudah mau mandiri maka intermediasinya adalah program untuk mereka memulai usaha mandiri UMKM. Hibahnya Rp 2,5 juta setiap KPM. mereka dianjurkan oleh masing-masing pendamping PKH dengan kecocokan data bersama kepala desa dan lurah,” terangnya.

Dari itu, harap dia, semua bantuan yang disalurkan dapat menumbuhkan geliat ekonomi akibat Pandemi COVID-19 yang dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.

“Saya menyampaikan kepada kita semua pergerakan ekonomi kita, dorong pengendalian COVID-19 harus kita lakukan, selebihnya, juga pengendalian COVID-19 harus berseiringan dengan geliat ekonomi,” harapnya. (RUK/MH)