KATAR BISA Desa Jrengik Santuni Anak Yatim

maduraindepth.com – Karang Taruna Bina Sejahtera (KATAR BISA) Desa Jrengik, Kecamatan Jrengik, Sampang menjadikan momentum Ramadhan 1442/2021 untuk meningkatkan spirit beragama dan kemanusiaan dengan memberikan santunan kepada 10 anak yatim.

Agenda buka bersama (Bukber) dan santunan anak yatim tersebut dilaksanakan dengan mengusung tema “Mencari Berkah Dalam Indahnya Berbagi”. Kegiatan digelar di Balai Desa setempat, Ahad (2/5).


Kesepuluh anak yatim yang disantuni tersebut merupakan para yatim yang tersebar di empat dusun di Desa Jrengik. Yakni Dusun Nungkoan, Jrengik, Sumber Kuning dan Andung.

Pantauan maduraindepth.com, kegiatan yang bernuansa islami dan penuh keakraban ini berlangsung khidmat dan sukses.

Hadir dalam kegiatan ini diantaranya Pj. Kepala Desa (Kades) Jrengik Zainal Abidin, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) setempat, perangkat desa, Ketua KATAR BISA Suyanto dan anggota. Kemudian sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh agama serta tokoh pemuda dan tokoh pendidikan desa setempat.

Karang Taruna Bina Sejahtera Desa Jrengik
Pj. Kades Jrengik Zainal Abidin dan Ketua KATAR BISA Suyanto saat sesi foto bersama usai santunan anak yatim di balai desa setempat, Ahad (2/5). (FOTO: Karang Taruna Bina Sejahtera for MI)

Ketua KATAR BISA Suyanto menyampaikan, kegiatan ini merupakan salah satu program kerjanya (Proker) dalam setahun ini.

Sementara dana yang disalurkan untuk program santunan anak yatim ini bersumber dari kas KATAR BISA dan lelang donatur yang ikhlas menyumbangkan dananya untuk santunan.

“Alhamdulillah kegiatan berjalan lancar,” ujar Suyanto kepada maduraindepth.com, usai kegiatan santunan, Ahad (2/5) malam.

Suyanto mengatakan, KATAR BISA akan selalu berusaha hadir di tengah-tengah anak yatim agar mereka juga bisa merasakan kebahagiaan dan keindahan bulan suci Ramadhan.

Baca juga:  Pencuri Empat Ekor Kambing di Jrengik Diamankan Polisi

“Insya Allah kami selalu hadir untuk mereka, karena mereka juga punya hak untuk bahagia,” tutupnya.

Untuk diketahui, kegiatan tersebut digelar dengan tetap memerhatikan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19, seperti memakai masker. Mengingat pandemi saat ini masih belum berakhir. (*/MI)