banner 728x90

Isu Dibekukan Terbantahkan, 7 SPPG di Sampang Kembali Layani Program MBG

Sudarmanto, Sekretaris Satgas MBG Kabupaten Sampang, menegaskan tujuh SPPG telah kembali beroperasi dan isu pembekuan oleh BGN tidak benar. (Foto: Poer/MID)

maduraindepth.com – Setelah sempat berhenti beroperasi dan memicu keresahan publik, tujuh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Sampang kini dipastikan kembali beroperasi normal. Penghentian sementara tersebut sebelumnya menimbulkan isu liar di masyarakat, termasuk kabar bahwa SPPG dibekukan oleh Badan Gizi Nasional (BGN). Namun, informasi itu dipastikan tidak benar.

Tujuh SPPG yang kembali aktif tersebut tersebar di sejumlah kecamatan, yakni SPPG Pangereman – Ketapang, Daleman 2 – Kedungdung, Pangongsean – Torjun, Noreh 2 – Sreseh, Krampon – Torjun, Taman 2 – Jrengik, serta Banyuates. Seluruhnya kembali melayani sasaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) setelah sempat menghentikan kegiatan operasional.

Sekretaris Satgas MBG Kabupaten Sampang, Sudarmanto, menjelaskan bahwa penghentian operasional yang terjadi sebelumnya murni disebabkan kendala teknis, khususnya kekhawatiran pihak pengelola terkait kepastian pencairan anggaran operasional dari BGN. Kondisi tersebut kemudian berkembang menjadi isu pembekuan, yang belakangan ramai diperbincangkan di tengah masyarakat.

“Tidak ada pembekuan dari BGN. Informasi itu tidak benar. SPPG sempat berhenti karena pengelola khawatir soal pembayaran. Namun sejak 8 Januari, seluruhnya sudah kembali berjalan normal,” tegas Sudarmanto saat dikonfirmasi, Selasa (13/1/2026).

Ia memastikan, saat ini aktivitas pelayanan pemenuhan gizi telah kembali dilakukan sesuai ketentuan. Pemerintah daerah bersama Satgas MBG juga terus melakukan koordinasi untuk memastikan program strategis nasional tersebut berjalan lancar tanpa hambatan serupa di kemudian hari.

Baca juga:  Semester Genap 2026 Jadi Penentu, Cabdin Pendidikan Sampang Imbau Siswa Fokus Masa Depan

Kembalinya operasional tujuh SPPG ini disambut positif oleh masyarakat. Pasalnya, keberadaan SPPG memiliki peran penting dalam mendukung pemenuhan gizi masyarakat, terutama bagi kelompok sasaran program MBG seperti anak-anak dan ibu. Dengan beroperasinya kembali seluruh SPPG, diharapkan layanan gizi di Kabupaten Sampang semakin optimal dan berdampak nyata pada peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.(Poer/MH)

banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *