Insiden Bondet di Sumenep Makan Korban, Ini Kata Camat Pragaan

0
232
Insiden Bondet
Korban insiden bondet di Sumenep. (Foto: MR/MI)

maduraindepth.com – Insiden Bondet alias Potas atau bom ikan yang meledak di Dusun Ruberru, Desa Prenduan, Kecamatan Pragaan, Jumat (1/11) kemarin belum diketahui motifnya. Bondet meledak di rumah Moh. Maliki sekitar pukul 13:00 WIB.

Informasi yang berhasil dihimpun maduraindepth.com, akibat insiden bondet itu dua orang menjadi korban. Yaitu Moh. Maliki dan Habibullah. Keduanya mengalami luka parah di bagian kaki kanan dan luka sedang di bagian lengan kanan.

Saat ini, keduanya dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Moh. Anwar Sumenep. Mereka menjalani rawat intensif di Instalasi Gawat Darurat (IGD).

Sementara itu, AKP. Widiarti, Kasubag Humas Polres Sumenep, saat dikonfirmasi melalui sambungan selularnya, membenarkan jika telah terjadi ledakan Bondet di Prenduan.

“Memang betul, saat ini masih ke Tempat Kejadian Perkara (TKP),” singkatnya.

Terpisah, Camat Pragaan, Darussalam belum bisa memastikan motif ledakan itu. Ia berdalih, anggota Kepolisian Sektor (Polsek) Prenduan, dan Koramil Pragaan, bersama Tim Kepolisian Resort (Polres) Sumenep sedang berada di lokasi kejadian. Mereka masih menyelidiki motif ledakan itu.

Darussalam, juga tak mau berandai-andai jika ledakan itu ada kaitannya dengan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) yang sebentar lagi akan digelar. Walau diakui, seminggu sebelumnya, ledakan Bondet sempat terjadi di Desa Pragaan Daya.

Pasca insiden kecil di Pragaan Daya itu, Darussalam, langsung memanggil para Calon Kades (Cakades) ke Kantor Kecamatan Pragaan. Bersama Forum Pimpinan Kecamatan (Forpimka) Pragaan, dua Cakades Pragaan Daya itu sepakat akan menciptakan Pilkades damai.

Pihaknya juga berpesan kepada Cakades Pragaan Daya agar sama-sama menahan masing-masing tim sukses (Timses) demi terciptanya pelaksanaan Pilkades yang damai.

Sebagaimana diketahui, hari pemungutan suara Pilkades serentak di Kabupaten Sumenep terbagi dua gelombang. Gelombang pertama khusus wilayah daratan yang akan digelar pada Kamis 7 November 2019. Sedangkan gelombang kedua untuk wilayah kepulauan pada 14 November 2019. (MR/MH)