Ini Kronologi Dugaan Penganiayaan yang Dilakukan Oknum Kades di Bangkalan

Penganiayaan Kades Cangkarman Bangkalan
Kasat Reskrim Polres Bangkalan AKP Agus Sobarnapraja usai diwawancarai di ruangan kerjanya, Jumat (29/1). (FOTO: Suryadi Arfa/MI)

maduraindepth.com – Kepala Desa (Kades) Cangkarman, Kecamatan Konang Sulaiman dilaporkan ke Satreskrim Polres Bangkalan atas dugaan penganiayaan terhadap anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Jumat (29/1).

Dugaan penganiayaan terjadi pada Kamis (28/1) sekitar pukul 14.00 WIB. Saat itu, Moh. Najib selaku Sekretaris BPD bersama Ketua BPD Ahmad mendatangi rumah Kades Sulaiman. Kedatangan keduanya guna membicarakan tentang pemilihan Panitia Pemilihan Kepala Desa (P2KD) Desa Cangkarman.


Kemudian Ahmad memberitahu kepada Kades Sulaiman selaku terlapor agar rapat pemilihan P2KD diadakan di rumah Ahmad. Namun Kades tidak setuju dengan usulan tersebut. Pasalnya yang dikehendaki Kades agar tempat pembentukan P2KD diadakan di Balai Desa Cangkareman yang berada di dekat rumahnya.

Kemudian dengan adanya usulan dari terlapor, Moh Najib dan Ahmad pulang dari rumah terlapor. Selanjutnya keduanya bermusyawarah di rumah Babin Desa Cangkareman (Bapak Ansori) yang dihadiri tokoh masyarakat dan calon Kades (Lutfi). Sedangkan kedua calon Kades yang lainnya diwakili.

Dari hasil musyawarah tersebut untuk tempat pembentukan P2KD diusulkan di rumah Bapak Naki.

Setelah hasil musyawarah sekitar pukul 17.30 WIB Moh Najib dan Ahmad serta beberapa dari tokoh masyarakat mendatangi Kades Sulaiman dengan maksud memberitahukan hasil dari musyawarah tersebut. Kemudian setelah berada di rumah terlapor, korban langsung dipukul oleh terlapor dengan menggunakan sebuah pipa paralon yang diarahkan ke kepala korban. Namun korban sempat menangkisnya dengan tangan kanan.

Baca juga:  Pemerintah Dukung Bea Cukai Madura Dapat WBBM

Selanjutnya terlapor masuk ke dalam rumahnya dan kelu