Ini Keterangan Sahabat Warga Sampang yang Bunuh Diri di Suramadu

Bunuh diri suramadu
Foto Mastoki yang nekat diduga melompat dari jembatan Suramadu. (FOTO: maduraindepth.com)

maduraindepth.com – Aksi bunuh diri di jembatan Suramadu kembali terjadi. Peristiwa terjadi pada malam Jumat (10/9) kemarin sekitar pukul 00:00 WIB.

Usut punya usut, korban diduga melakukan bunuh diri tersebut bernama Mastoki asal Desa Karang Nangger, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang yang tinggal di Jalan Tenggumung, Gang Randu, Surabaya.


Identitas pria berumur sekitar 30 tahun itu terungkap setelah sepeda motor Supra X 125 dengan Nopol L 5250 LO yang ditinggalkan di bentang Suramadu, dengan kunci yang masih melekat di kendaraan ditemukan oleh warga.

Di sepeda motor itu, polisi menemukan kartu identitas berupa KTP, Kartu Indonesia Sehat dan STNK.

Sahabat korban, Imam Syafi’i menuturkan, malam itu korban sempat meminjam sepeda motor milik iparnya sekitar pukul 23:15 WIB.

Tidak lama kemudian, korban menelepon iparnya guna mengambil sepeda motornya di Jembatan Suramadu.

Ternyata, sesampainya di Suramadu, sang ipar tidak menjumpai Mastoki. Ia meninggalkan sepeda motornya di bentang Suramadu.

“Miris, ini kejadian bunuh diri kedua kalinya di Jembatan Suramadu,” terang Imam Syafi’i.

Sementara Kepala Desa Karang Nangger Sholihin membenarkan bahwa korban merupakan salah satu warganya yang tinggal di Jalan Tenggumung, Gang Randu, Surabaya.

“Setalah kami cek ke lokasi dan laporan dari pihak kepolisian, ternyata benar ia warga Sampang,” terang Sholihin singkat, saat dikonfirmasi, Jumat (10/9).

Baca juga:  Gegara UU Omnibus Law Mahasiswa Blokade Tol Suramadu dengan Garam

Sementara motif korban mengakhiri hidupnya belum diketahui secara pasti. Hingga saat ini, pihak berwajib masih menyelidiki keberadaan Mastoki yang diduga melompat dari jembatan Suramadu.

Kasus Mastoki menambah panjang dugaan aksi bunuh diri yang terjadi di Jembatan Suramadu. Dalam sepekan sudah ada dua orang yang nekat mengakhiri hidup dengan cara melompat dari jembatan Suramadu.

Sebelumnya, seorang anggota TNI nekat mengakhiri hidupnya dengan melompat ke laut. Jazadnya ditemukan keesokan harinya oleh tim SAR gabungan. (Alim/MH)