Humas Poltera : Penahanan Ijazah Mahasiswa Tidak Benar

Poltera Wisuda Virtual
Pelaksanaan sidang senat Wisuda VI Program Diploma pada Sabtu (26/9) lalu di Poltera. (Foto: Humas Poltera for MI)

maduraindepth.com – Humas Politeknik Negeri Madura (Poltera) Taufik Hidayat mengklarifikasi terkait berita penahanan ijazah bagi mahasiswa yang diwisuda. Dia menegaskan, bahwa pihaknya tidak pernah mewajibkan mahasiswanya untuk sewa toga.

“Secara institusi Poltera tidak pernah mewajibkan mahasiswa sewa toga,” ucap Taufik saat diklarifikasi, Selasa (29/9) pagi.


Bahkan, lanjut Taufik, pihaknya mempersilahkan mahasiswa yang mengikuti wisuda secara virtual itu meminjam milik kakak tingkatnya. Karena saat pelaksanaan wisuda, mahasiswa harus mengenakan toga lengkap.

“Kami persilahkan pinjam atau sewa di tempat lain. Yang penting saat wisuda harus mengenakan toga,” ujarnya.

Dia membantah jika Poltera melakukan penekanan atau ancaman akan menahan ijazah. Ditegaskan, bahwa penyerahan ijazah sesuai dengan jadwal pengumuman, yakni pada tanggal 5 Oktober 2020.

“Terkait penahanan ijazah itu tidak benar, karena dosen tidak punya kewenangan. Dosen itu tugasnya hanya mengajar, pengabdian masyarakat dan penelitian. Tidak ada hubungannya dengan ijazah,” terang Taufik.

Taufik mengungkapkan, memang ada beberapa mahasiswa yang kecewa karena prosesi wisuda dilaksanakan secara virtual. “Sehingga mereka meluapkannya di situ,” sambungnya.

Dia menjelaskan, pelaksanaan wisuda secara virtual itu dilakukan lantaran saat ini masih dalam situasi pandemi. Sehingga pihaknya harus melaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan COVID-19.

Untuk diketahui, wisuda virtual di Poltera dilaksanakan pada Sabtu (26/9) lalu. Ada sebanyak 220 mahasiswa yang diwisuda dalam sidang senat Wisuda VI Program Diploma tersebut. (MH)