Harga Rokok di Sampang Madura Naik, Disperdagprin: Ini Daftar Harganya

0
4544
Harga Rokok Sampang
Plt. Kepala Dinas Perdaganga dan Perindustrian (Disperdagprin) Sampang, Abd. Hannan.

maduraindepth.com – Menindaklanjuti kenaikan harga rokok yang dilakukan berdasarkan inisiatif pedagang, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagprin) Kabupaten Sampang, melakukan croscek harga rokok di beberapa pasar tradisional maupun pasar modern.

Plt. Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagprin) Kabupaten Sampang, Abd. Hannan kepada maduraindepth.com mengatakan, kenaikan harga rokok wajib mengikuti Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 152/PMK.010/2019 tentang Perubahan Kedua atas PMK Nomor 136/PMK.010/2017 tentang Tarif Cukai Hasil Tembakau (TCHT) di Tahun 2020.

“Kenaikan harga rokok karena inisiatif pedagang tidak berlaku menyeluruh, masih ada beberapa pedagang di pasar tradisional yang masih memasang harga tetap. Dalam artian tidak mengikuti inisiatif pedagang lainnya,” terangnya.

Dipaparkan oleh Hannan, berdasarkan hasil kroscek harga rokok di lapangan yang dilakukan oleh Disperdagprin Kabupaten Sampang, terdapat beberapa harga rokok yang mengalami kenaikan. Diantaranya, Sampoerna Mild 16 btg Rp. 24.400, Sampoerna Mild 12 btg Rp. 17.800, Sampoerna Mild Menthol Rp. 24.600, Sampoerna Mild Splash Rp. 21.000, Sampoerna Evolution Rp. 30.000.

Kemudian GG Mild Rp. 19.700, Djarum Super Rp.19.600, Djarum Mild Rp. 17.900, Djarum Coklat Kretek Rp. 14.700, Djarum Coklat Filter Rp. 16.400, Esse Change Rp.25.200, Sampoerna Kretek Rp. 13.500 dan Dji Sam Soe Rp. 18.800. Selanjutnya, Dunhill Rp. 26.000, Magnum Mild Rp. 19.800, Magnum Filter Rp. 18.700, U Mild 16 btg Rp. 22.100, U Mild 12 btg Rp. 15.400, LA Lights Rp. 22.900, Surya Pro Mild Rp.19.700 dan Surya Pro Rp. 19.700.

Sementara, Marlboro Merah Rp. 31.800, Marlboro Ice, Burst Rp. 31.800, Marlboro Gold Lights Rp. 31.800 dan Marlboro Filter Black Rp. 28.500. Adapun Gudang Garam Surya Rp. 17.900, Gudang Garam Merah Rp. 14.200 dan Gudang Garam Filter Rp 19.400.

“Kami mengambil nilai harga tertinggi di pasaran saat ini, namun ada sebagian masih di bawah harga tersebut, kenaikan harga pastinya nunggu edaran Dari Pemerintah Jawa Timur (Jatim),” tandasnya. (RIF/MH)