Gegara Labelisasi PKH, Ratusan KPM di Pamekasan Mundur

106
Label PKH
Pendamping PKH dan petugas gabungan TNI Polri serta perangkat desa tengah menempelkan stiker di rumah KPM. (FOTO: Umarul Faruk/MI)

maduraindepth.com – Rumah keluarga penerima manfaat (KPM) di Kabupaten Pamekasan ditempeli label stiker Program Keluarga Harapan (PKH). Sebab ini ratusan KPM memilih mundur dari kepesertaan penerima PKH.

Hal itu dibenarkan oleh koordinator PKH Kabupaten Pamekasan Hanafi. Menurutnya, labelisasi stiker bertuliskan ‘KAMI ADALAH KELUARGA PRA SEJAHTERA YANG BERHAK MENERIMA BANTUAN’ tersebut membuat penerima malu.


“Sehingga banyak yang memundurkan diri karena sudah merasa malu, punya kesadaran dan perubahan mindset,” kata Hanafi, Jumat (8/1).

Hanafi membeberkan, saat ini jumlah KPM yang mengundurkan diri dari kepesertaan penerima PKH lebih dari 300 orang. Meski demikian, pihaknya terus melakukan labelisasi rumah penerima PKH yang tersebar di 13 kecamatan di Kabupaten Pamekasan.

“Total yang memundurkan diri lebih dari 300 KPM, tapi sekarang proses verifikasi masih terus berjalan. Jadi belum kita rampungkan dari seluruh kecamatan,” papar mantan aktivis PMII UIM itu.

Dia berharap adanya kegiatan labelisasi stiker ini bisa menjadi langkah positif untuk mengantisipasi terjadinya salah sasaran dan menjadi wujud transparansi kepada publik.

“Sesuai arahan Bupati Pamekasan, agar data yang terverifikasi untuk dilakukan updating. Kemudian dilakukan transparansi sebagai kontrol publik, supaya masyarakat tahu siapa saja penerimanya. Jadi labelisasi di rumah KPM ini sebagai wujud transparansi dan mendorong kesadaran masyarakat,” ucapnya. (RUK/MH)