Demo Pemkab, GMNI Tagih Janji Politik Bupati Bangkalan

42
GMNI Bangkalan
Demonstran GMNI melakukan tabur bunga di depan Kantor Pemkab Bangkalan, Jumat (9/4). (Foto: Suryadi Arfa/MI)

maduraindepth.com – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Bangkalan melurug Kantor Pemerintah Daerah (Pemkab) Bangkalan, Jumat (9/4). Mahasiswa menuntut kesejahteraan rakyat yang menjadi janji politik Bupati Bangkalan saat kampanye pada masa pencalonan.

“Banyak masyarakat yang masih kelaparan, banyak bantuan yang tidak tersalurkan. Dimana janji bupati dulu,” ujar aktivis GMNI Bangkalan Selsius Sedik saat melakukan orasi.


Pihaknya juga meminta Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron, untuk menemui aksi massa untuk melakukan diskusi. Bahkan massa mengancam tidak akan membubarkan diri hingga Bupati Bangkalan menemui para pendemo.

Selain berorasi, para aktivis GMNI juga menabur bunga di depan Kantor Pemkab Bangkalan sebagai bentuk kritik terhadap Bupati Bangkalan yang dinilai tumpul dan stagnan dalam memimpin.

“Tabur bunga sebagai simbol bahwa Bupati Bangkalan sudah mati suri dengan janji-janjinya,” tutup Selsius.

Sementara itu, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Pemkab Bangkalan Moh Fahri saat menemui para pendemo untuk mewakili Bupati Bangkalan ditolak oleh massa aksi.

“Apakah boleh saya mewakili Pak Bupati, karena beliau sedang menghadiri agenda,” ungkapnya. Namun mahasiswa tidak berkenan ditemui selain Bupati Bangkalan. (SA/BAD)