Dampak Sidak Bupati, 4 Pegawai Puskesmas Kedungdung Dimutasi

0
3024
Bupati Sampang H Slamet Junaidi saat sidak ke Puskesmas Kedungdung beberapa waktu lalu. (Rif/MI)

maduraindepth.com – Paska inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan Bupati Sampang. H. Slamet Junaidi ke Puskesmas Kedungdung beberapa waktu lalu. 4 pegawai, termasuk kepala Puskesmas Kedungdung dimutasi.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sampang Yuliadi Setiawan saat dikonfirmasi membenarkan adanya mutasi pegawai puskesmas tersebut. Namun, Wawan, sapaan karibnya, meminta agar mengkonfirmasi kepada Kepala Dinas Kesehatan.

“Benar. Lengkapnya bisa tanya ke Kadinkes,” terangnya singkat.

Sementara itu, Agus Mulyono, Kepala Dinas Kesehatan Sampang saat dikonfirmasi terkesan tertutup. Dia meminta maduraindepth.com untuk mengkonfirmasi kepada Yoyok, panggilan akrab Kabid Mutasi BKPSDM Sampang Arief Lukman Hakim.

“Mohon maaf langsung tanya ke pak yoyok BKD,” pintanya.

Terpisah, Kabid Mutasi BKPSDM Sampang Arief Lukman Hakim saat dikonfirmasi juga membenarkan adanya keempat pegawai Puskesmas Kedungdung yang dimutasi. Menurutnya, Mutasi tersebut dilakukan terhadap dua dokter dan dua perawat di Uptd Dinkes Puskesmas Kedungdung

“Kepala UPTD Puskesmas dimutasi di UPTD Puskesmas Pulau Mandangin, satu dokter dan satu perawat dimutasi ke puskesmas Bunten Barat, dan satu perawat lagi dimutasi ke Puskesmas Ketapang. Hal ini untuk penyegaran dan kebutuhan organisasi terutama peningkatan pelayanan kesehatan,” jelasnya.

Sebelumnya, Bupati Sampang H. Slamet Junaidi kecewa dengan pelayanan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kecamatan Kedungdung. Kekecewaan itu diluapkannya pada saat melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di Puskesmas tersebut, Senin (13/1/2020).

Saat Sidak, sejumlah petugas di Puskesmas Kedungdung tidak berada di tempat. Bupati hanya menjumpai dua petugas jaga berstatus honorer dan satu perawat berstatus magang.

Sementara pegawai berstatus PNS tidak berada di tempat. Dalam hal ini termasuk Kepala Puskesmas Kedungdung. (RIF/AW)