maduraindepth.com – Suasana haru dan kerinduan menyelimuti GOR A. Yani Pangligur pada Senin (22/6/2026) dini hari. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menyambut kepulangan jamaah haji. Prosesi penyambutan ini dipimpin langsung oleh Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo.
Di balik rasa syukur atas kepulangan para “Tamu Allah” tersebut, Bupati Fauzi menyoroti satu fenomena kultural yang melekat kuat di masyarakat Madura, khususnya Sumenep, yakni tradisi menerima tamu pasca-haji.
Ia mengingatkan pihak keluarga untuk bersikap proaktif dan ketat memantau kondisi fisik jamaah agar tidak tumbang karena kelelahan melayani silaturahmi kerabat dan tetangga.
“Sudah menjadi tradisi di Sumenep, jamaah yang baru tiba pasti akan menerima banyak tamu. Di sinilah tugas keluarga untuk mengingatkan dan menjaga agar jamaah tidak kecapean. Ingat, perbedaan suhu yang drastis antara di Tanah Suci dan Tanah Air sangat berpengaruh pada kondisi kesehatan dan daya tahan tubuh mereka,” tegas Bupati Fauzi.
Selain memberikan penekanan pada aspek kesehatan, orang nomor satu di lingkungan Pemkab Sumenep itu juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang terlibat dalam suksesi ibadah haji tahun ini.
Menurutnya, penyelenggaraan haji yang lancar tidak terlepas dari kerja keras dan sinergi lintas sektor, mulai dari pemerintah daerah, Kementerian Agama, hingga para petugas pendamping.
“Terima kasih kepada seluruh petugas haji yang sudah melayani sepenuh hati. Semoga seluruh jamaah asal Kabupaten Sumenep yang kembali ke kampung halaman hari ini membawa predikat haji yang mabrur. Amin,” ucapnya mendoakan.
Sebagai informasi, gelombang kepulangan jamaah haji asal Sumenep pada Senin (22/6/2026) terbagi dalam empat Kelompok Terbang (Kloter). Kloter 77 tiba perdana pada pukul 02.00 WIB dini hari, disusul Kloter 78 pada pukul 05.40 WIB, Kloter 79 pada pukul 08.00 WIB, dan ditutup oleh kedatangan Kloter 81 pada pukul 14.45 WIB.(Arif Coolbreak/MID)














