Tak Boleh Ada yang Tertinggal, 29 Teman Tuli Belajar Al-Qur’an Isyarat di Sampang

Wakil Bupati Sampang Ahmad Mahfudz menyerahkan Mushaf Al-Qur’an Isyarat (MQI) kepada peserta Pelatihan MQI bagi teman tuli di Aula BLK Sampang, Sabtu (8/8/2026). (Foto:Poer/MID)

maduraindepth.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang terus mendorong kesetaraan akses bagi penyandang disabilitas, termasuk dalam memperoleh pembelajaran keagamaan.

Hal itu disampaikan Wakil Bupati Sampang Ahmad Mahfudz, yang akrab disapa Ra Mahfudz saat menghadiri Pelatihan Mushaf Al-Qur’an Isyarat (MQI) di Aula Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Sampang, Sabtu (8/8/2026).

Pelatihan bertema “Belajar Al-Qur’an dengan Bahasa Isyarat untuk Teman Tuli” tersebut berlangsung selama dua hari, 8–9 Agustus 2026. Kegiatan diikuti 29 peserta dari Kecamatan Sampang, Banyuates, dan Omben.

Peserta mendapatkan pembelajaran Al-Qur’an menggunakan bahasa isyarat dengan pendampingan instruktur Juru Bahasa Isyarat (JBI). Kegiatan ini menjadi upaya memperluas akses teman tuli dalam mempelajari dan memahami Al-Qur’an.

Dalam sambutannya, Ra Mahfudz menegaskan bahwa keterbatasan bukan alasan untuk berhenti belajar, beraktivitas maupun berkarya.

“Tidak ada alasan bagi teman-teman untuk berhenti beraktivitas dan berkarya. Memang dalam setiap langkah ada tantangan dan hambatan, tetapi semuanya harus kita hadapi bersama,” ujarnya.

Menurutnya, pemerintah berkewajiban memberikan ruang dan kesempatan yang sama kepada seluruh masyarakat, termasuk penyandang disabilitas. Ia mendorong perangkat daerah terus melibatkan penyandang disabilitas dalam berbagai program dan kegiatan.

Ra Mahfudz juga berharap pelatihan tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi langkah nyata mewujudkan akses pembelajaran Al-Qur’an yang inklusif bagi teman tuli di Kabupaten Sampang.(Poer/MID)

banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *