Bupati Baddrut Tamam Blusukan Lihat Kondisi Masyarakat

Bupati Baddrut Tamam
Bupati Baddrut Tamam saat menyambangi warganya yang sedang bekerja di ladang, Sabtu (19/6). (FOTO: Umarul Faruk/MI)

maduraindepth.com – Bupati Pamekasan Baddrut Tamam blusukan meninjau langsung kondisi masyarakat yang berada di beberapa kelurahan pada Sabtu (19/6) kemarin. Blusukan ini untuk memastikan potensi yang bisa dikembangkan untuk peningkatan ekonomi masyarakat.

Saat blusukan, Baddrut Tamam mengendarai sepeda motor tua bersama Camat Pamekasan Rahmat Hidayat. Blusukan dimulai dari Kelurahan Jungcancang, Kelurahan Bugih dan berlanjut ta’ziyah ke rumah Kepala Desa Teja Barat.


Usai ta’ziyah, orang nomor satu di bumi Gerbang Salam tersebut melanjutkan perjalanannya ke Kelurahan Patemon. Kemudian ke Kelurahan Gladak Anyar dan terakhir kunjungan ke Kelurahan Kowel.

Saat blusukan itu, bupati yang karib disapa Mas Tamam ini menyerap aspirasi masyarakat serta lurah. Tujuannya untuk menggali potensi kelurahan.

“Ada tiga tujuan yang ingin kita capai dalam kunjungan ke beberapa kelurahan ini, dan minggu depan kita lanjutkan ke kelurahan yang lain. Kita memang punya agenda untuk sering turun ke desa-desa,” kata Baddrut Tamam usai blusukan.

Ia mengatakan, pihaknya ingin mengetahui potensi yang bisa dikembangkan pada setiap kelurahan. Hasilnya, beberapa kelurahan telah memiliki inisiatif untuk mengembangkan potensi yang ada. Misalnya, Kelurahan Bugih yang akan fokus pada pengembangan wisata dan kuliner..

“Kemudian juga di Kelurahan Kowel ada beberapa potensi wisata yang mau dikembangkan. Barusan juga kita ketemu dengan gagasan wisata goverment, anak-anak SMA kita mau ajak untuk mengetahui peran dan fungsi kelurahan, kecamatan, pemerintahan dan beberapa instansi lain yang bisa mengedukasi masyarakat,” tandasnya.

Baca juga:  Pemilu 2019 Sudah Di Depan Mata, Bagaimana Kesiapan Penyelenggara?

Menurutnya, pihaknya juga ingin memastikan pelayanan kepada masyarakat di setiap kelurahan terlaksana dengan baik. Termasuk infrastruktur yang memerlukan tindakan cepat untuk segera diperbaiki.

“Alhamdulillah, lurah-lurah sudah bekerja sesuai dengan tugas dan fungsinya, beberapa potensi ekonomi juga luar biasa. Misalnya, kerajinan pembuatan Terbang ada yang pakai tangan dan ada yang sudah pakai mesin, ini khas yang dimiliki oleh kita,” ujarnya.

Mas Baddrut Tamam turun pada saat hari libur tanpa agenda resmi lantaran lebih efektif dalam menyerap aspirasi masyarakat. Sebab acara yang bersifat seremonial menurutnya justru akan membuat pemimpin dengan rakyatnya berjarak.

“Pak Camat dengan Pak Lurah dan kita ini adalah the dream team atau tim impian. Orientasi akhirnya adalah layanannya semakin bagus, infrastrukturnya lebih bagus, termasuk pengembangan ekonomi yang mau didorong oleh masing-masing kelurahan semakin maksimal,” tambah mantan anggota DPRD Jawa Timur dua periode tersebut.

Masih menurut Mas Tamam, kelurahan nantinya bisa menggali potensinya melalui strategi kelurahan tematik untuk meningkatkan ekonomi masyarakat di setiap kelurahan.

“Memang sejauh ini Covid-19 sangat mengganggu kita. Beberapa rencana pembangunan anggarannya direfocusing, keluhannya pak lurah mestinya kita sudah bisa melangkah cepat. Tetapi karena ada refocusing, akhirnya beberapa rencana strategis di kelurahan ditunda. Mudah-mudahan Covid-19 ini segera selesai, dan beberapa program prioritas berjalan,” pungkasnya. (RUK/MH)