maduraindepth.com – Capaian 311 siswa Kabupaten Sampang yang diterima di perguruan tinggi negeri melalui jalur prestasi terus diperkuat oleh kontribusi sekolah-sekolah unggulan, salah satunya SMKN 1 Sampang.
Sekolah kejuruan tersebut tercatat menyumbang 43 siswa yang berhasil lolos ke perguruan tinggi pada tahun 2026, sekaligus menjadi capaian tertinggi sepanjang sejarah sekolah.
Kepala SMKN 1 Sampang, Suherman Hidayat, mengatakan jumlah tersebut merupakan rekor baru dibanding tahun-tahun sebelumnya.
“Insya Allah tahun ini terbanyak, ada 43 siswa yang diterima,” ujarnya, Senin (13/4/2026).
Dari jumlah tersebut, mayoritas siswa diterima di Politeknik Negeri Madura (Poltera) sebanyak sekitar 30 siswa, sementara sisanya tersebar di beberapa perguruan tinggi lain, termasuk Universitas Trunojoyo Madura (UTM) dan Universitas Negeri Surabaya (UNESA).
Menurut Herman, tingginya angka penerimaan di Poltera tidak lepas dari kesesuaian jurusan kampus dengan kompetensi keahlian yang diajarkan di SMK.
“Jurusan di Poltera cukup linier dengan jurusan di sekolah kami. Selain itu, faktor ekonomi juga menjadi pertimbangan, karena siswa tidak perlu mengeluarkan biaya untuk sewa kost yang besar,” jelasnya.
Ia menambahkan, sekolah menerapkan strategi khusus bagi siswa yang ingin melanjutkan pendidikan, di antaranya melalui bimbingan belajar intensif, penyaringan minat siswa, serta pendampingan pemilihan kampus dengan peluang penerimaan yang lebih besar.
Meski demikian, fokus utama SMK tetap pada konsep BMW (Bekerja, Melanjutkan, dan Wirausaha).
“SMK memang lebih diarahkan untuk siap kerja, tetapi bagi siswa yang ingin kuliah tetap kami fasilitasi dan dampingi,” katanya.
Selain itu, pihak sekolah juga terus memantau lulusan melalui Bursa Kerja Khusus (BKK) untuk membantu alumni mendapatkan informasi peluang kerja.
Herman berharap dukungan orang tua terus diperkuat agar siswa memiliki arah yang jelas, baik untuk bekerja, berwirausaha, maupun melanjutkan pendidikan.(Poer/MH)














