86 TKI Asal Sampang Dipulangkan, Ini Sebabnya

TKI Asal Sampang
Kasi Penempatan Tenaga Kerja Diskumnaker Sampang Agus Sumarso ditemui di ruangannya, Selasa (16/2). (FOTO: Alimuddin/MI)

maduraindepth.com – Selama Januari 2021 sebanyak 86 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Kabupaten Sampang dideportasi. Mereka dipulangkan disebabkan karena ditangkap hingga kasus kematian.

Kepala Seksi (Kasi) Penempatan Tenaga Kerja Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Tenaga Kerja (Diskumnaker) Sampang Agus Sumarso membeberkan puluhan TKI dipulangkan dalam dua tahap dengan kasus berbeda.


Tahap pertama sebanyak delapan orang dengan kasus kematian akibat sakit. Sedangkan tahap kedua, terdapat empat orang dideportasi dan 74 orang dengan kasus ditahan atau dipenjara oleh otoritas di negara mereka bekerja.

Agus menjelaskan, kasus penangkapan tersebut lantaran masa surat izin kerja para TKI di otoritas negara bersangkutan sudah tidak berlaku. “Alasan utama ditangkap, mungkin izin tinggalnya sudah habis atau karena legalitas formalnya sudah tidak diperpanjang,” terangnya, Selasa (16/2).

Dia mengkonfirmasi, dari pemulangan tersebut tidak ada TKI yang dipulangkan karena dampak pandemi Covid-19. Pemulangan kasus virus asal Wuhan, China hanya terjadi pada tahun 2020 lalu.

“Untuk 2021 masih belum ada kepulangan TKI asal Sampang akibat Covid-19, namun tidak menutup kemungkinan nanti juga ada karena di negara terkait juga mengalami pandemi,” tandasnya.

Agus menyarankan, kedepan masyarakat di Kabupaten Sampang yang hendak bekerja di luar negeri supaya melalui jalur formal atau legal. Sebab selama ini TKI yang bekerja ke luar negeri kebanyakan non formal atau ilegal.

Baca juga:  Bupati Sampang Support MoU Antara BPRS BAS dengan Bank Permata Syariah

“Kita lihat saat ada korban, pastinya saat pulang ke Indonesia mereka tidak dapat bantuan pemerintah daerah karena ilegal, kalau resmi pasti dapat santunan untuk keluarganya yang ditinggal, apalagi lebih gampang dalam mengurus kepulangannya,” tutupnya. (Alim/MH)