350 Petugas Gabungan Bersiaga di 17 Titik Pos Selama Masa Lebaran Idul Fitri 2023 di Sumenep

petugas dan pos pengamanan pelayanan hari raya lebaran idul fitri 2023 di sumenep
Petugas gabungan saat mengikuti apel gelar pasukan pengamanan Operasi Ketupat Semeru 2023. (Foto: Polres Sumenep for MID)

maduraindepth.com – Sebanyak 350 petugas gabungan disiangkan pada 17 titik pos Operasi Ketupat Semeru selama momen perayaan lebaran Idul Fitri 2023 di Kabupaten Sumenep. Belasan pos itu terdiri dari pelayanan, pengamanan, dan pos terpadu.

Kasi Humas Polres Sumenep AKP Widiarti menjelaskan, pada Operasi Ketupat Semeru 2023 terdapat tiga jenis pos yang didirikan dalam rangka pengamanan pada masa Hari Raya Idul Fitri. Perinciannya, dua pos pelayanan yang ada di Taman Bunga Sumenep dan Prenduan, Kecamatan Pragaan.

Kemudian dua pos terpadu yang terletak di Terminal Arya Wiraraja dan Pelabuhan Kalianget. Selain itu, untuk pos pengamanan terbagi di 13 titik yang lebih banyak berfokus pada lokasi objek wisata di Kota Keris. Meliputi pos pengamanan wisata religi Asta Tinggi, Kolam Renang TSI, Kolam Renang Tectona, Waterpark Sumenep, Bukit Tawaf Pagarbatu, panttai E-Kasogi, Mangrove, dan Pantai Sembilan.

“Juga Pospam di Pantai Slopeng, Pantai Lombang, Goa Sukarno, Pertokoan Jalan Diponegoro dan Pelabuhan Dungkek,” jelasnya.

Diterangkan, untuk kekuatan personil yang terlibat dalam pengamanan Operasi Ketupat Semeru 2023 melibatkan petugas dari berbagai unsur. Meliputi 180 anggota Polri, 40 TNI, 14 petugas Dishub, 14 Satpol PP, dan 28 petugas medis dari Dinkes Sumenep.

Petugas yang dilibatkan juga terdiri dari 14 anggota Senkom, 4 petugas Damkar, 4 anggota KSOP, 4 petugas Kamla, 15 anggota PMI, dan 4 orang Tagana. “Kemudian ada 13 anggota Pramuka dan 16 orang Banser. Jadi total ada 350 petugas gabungan,” ucap Widiarti.

Baca juga:  Gempa Bumi 6,6 Magnitudo di Laut Jawa Tak Berpotensi Tsunami

Sebagai tambahan informasi, Operasi Ketupat Semeru tahun ini mengangkat tema “Mudik Aman Berkesan”, dalam rangka pengamanan Idul Fitri 1444 Hijriyah. Operasi ini akan berlangsung selama 14 hari terhitung mulai 18 April – 1 Mei 2023, dengan sasaran segala bentuk potensi gangguan (PG), Ambang Gangguan (AG) dan Gangguan Nyata (GN) sebelum, pada saat dan pasca Idul Fitri. (*)

Dapatkan Informasi Menarik Lainnya Di Sini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner auto