Tolak RUU HIP, FPI Datangi Kantor DPRD Sumenep

107
FPI Sumenep datangi DPRD untuk menolak RUU HIP, Rabu (1/7). (AJ/MI)

maduraindepth.com – Puluhan anggota Front Pembela Islam (FPI) Sumenep gelar audiensi di DPRD Sumenep, Rabu (1/7). Mereka menuntut agar DPRD Sumenep ikut menolak RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP).

Ketua sementara DPW FPI KH Muhammad Fakhri Suyuti menjelaskan, kemunculan RUU HIP merupakan indikasi bangkitnya PKI di Indonesia.


Menurut Fakhri, paham ajaran PKI merupakan musuh besar bagi bangsa Indonesia. “Ajaran PKI ini merupakan bahaya laten,” jelasnya.

Menurut dia, salah satu kesalahan utana dari RUU tersebut adalah rencana mengubah Pancasila menjadi Trisila atau Ekasila.

“Mengubah pancasila menjadi Trisila atau Ekasila itu tidak bisa diterima,” ungkapnya.

Dia mendesak agar seluruh anggota DPRD Sumenep membuat surat pernyataan penolakan RUU HIP dengan membuat surat pernyataan dan tandatangan.

Sementara itu, Ketua DPRD Sumenep Hamid Ali Munir menyambut baik tuntutan dari pihak FPI. Menurut dia, pihaknya akan menindaklanjuti tuntutan tersebut.

“Kami setuju atas tuntutan ini. Kami akan segera menindaklanjuti tuntutan ini ke atas,” tandasnya. (AJ)