Standard Mutu, Jangan Ragu Periksa Melalui Poli Terpadu RSUD Sumenep

dr. Didik Permadi, spesialis Poli Rehabilitasi Medik RSUD Sumenep usai melakukan pemeriksaan pasien. (Foto: MR/MI)

maduraindepth.com – Dalam memaksimalkan pelayanan kebutuhan masyarakat, Rumah Sakit Daerah Umum (RSUD) dr. H. Moh. Anwar Kabupaten Sumenep, menyiapkan alat memadai dan spesialis Poli Terpadu.

Seperti halnya Rehabilitasi Medik, kini upaya peningkatan alat di spesialis penyakit dalam tersebut sudah bisa menjadi alternatif dalam menjawab segala kebutuhan masyarakat ujung timur Pula Madura itu.


dr. Didik Permadi, menjelaskan pada maduraindepth.com, apabila ketersediaan peralatan yang dibidanginya itu sudah berstandart mutu.

Meski begitu, pihaknya masih terus akan mengupayakan dalam ketersediaan tim untuk mengajukan kelengkapan medis, tentu kelangkapan peralatan dan ketersediaan tim medis itu sendiri.

“Kita masih terus berusaha untuk memenuhi kebutuhan pasien. Karena berdirinya Rehabilitasi Medik ini sudah puluhan tahun di RSUD. Sedangkan pada tahun 2014 sudah ada daftar rehabilitasi tim medis di RSUD ini,” kata dia, saat ditemui dikantornya, Jumat (13/3).

Di menyebutkan, seperti alat-alat medis yang diperlukan 90 persen terealisasi ataupun didapatkan semua.

“Alat-alat disini secara standard sudah terpenuhi, misalnya alat pemanasan dalam atau diatermi sekitar dua alat, untuk pemanasan supervision atau infraret, stimulasi atau alat perangsang untuk berbicara, dan alat lainnya, untuk bayi dan dewasa juga ada,” urainya.

Bahkan dia telah merencanakan pengajuan penambahan alat untuk pasien penyakit stroke, yakni virtual teletigen dan robotik.

Baca juga:  Hadir ke Sumenep, Kemenhub Lepas Kapal Mudik Gratis

“Untuk target kedepan saya sudah punya rencaan. Sedangkan untuk tenaga sendiri kita akan berproses, yakni tim dokter, dan visiotrapis, sebenarnya masih ada dari tim terapi bicara, terapi amputasi, serta astotik dan prostetik, dan kami berusaha melengkapi profesi lain yang diperlukan untuk Rehabilitasi Medik ini,” tuangnya.

Dia menyebutkan, ada enam segi profesi dibidang yang digelutinya itu, salahsatunya rehabilitasi medik, visiotrapis, terapi bicara, sikolok, tralis okupasi, tenaga ototik prostotik.

“Jadi kita akan melayani untuk memecahkan kondisi pasien masyarakat Sumenep seperti apa, saya rasa RSUD kita akan terus maju,” ucapnya.

Dia juga telah melibatkan sosialisi Poli Rehabilitasi Medik ini dibeberapa media elektronik, bahkan sosialisasi lainnya lakukan dibeberapa Puskesmas.

“Saya sarankan, untuk masyarakat perbanyak olahraga dan bergerak. Karena yang rentan saat ini adalah bagian tulang, seperti stroke,” pungkasnya. (MR/AJ)