banner auto
banner auto

SMK Negeri 2 Malang Rutin Menyelenggarakan Screening Kesehatan

maduraindepth.com – Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 2 Malang merupakan sekolah yang berdiri sejak tahun 1952. Semula, lembaga ini merupakan Sekolah Hakim dan Djaksa (SDK). Kemudian pada tahun 1995 berubah menjadi SMKN 2 Malang.

Saat ini, SMKN 2 Malang yang berada di bawah kepemimpinan Drs. Hari Mulyono., M.T., tersebut menjadi sekolah Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dan Pusat Keunggulan (PK). Keunggulan yang dimiliki adalah sektor tenaga migran atau caregiver. Sebab selain pekerja sosial, SMKN 2 Malang juga memiliki kompetensi jurusan Keperawatan dan Caregiver.

Ada banyak faktor yang mengantarkan SMKN 2 Malang menjadi sekolah BLUD dan PK. Selain kegiatan ekstra dan intra, adanya Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) juga menjadi salah satu pemicu keunggulan sekolah ini.

Menariknya, UKS di SMKN 2 Malang merupakan binaan Puskesmas Dinoyo. Di sisi lain, selama bertahun-tahun, UKS berada dibawah koordinator Dra. Mavi Ariani.

Salah satu kegiatan yang rutin dilaksanakan adalah Screening Kesehatan untuk siswa SMKN 2 Malang. Kegiatan screening ini dilaksanakan secara mandiri berdasarkan surat dari Puskesmas Dinoyo tentang penyelenggaraan Screening anak sekolah pada seluruh sekolah yang ada di wilayah kerja Puskesmas Dinoyo.

Screening dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui perkembangan kesehatan fisik, mental emosional dan kebugaran jasmani.

Aspek yang diobservasi dalam screening meliputi:

  1. Riwayat kesehatan anak
  2. Riwayat Imunisasi
  3. Riwayat kesehatan keluarga
  4. Gaya hidup
  5. Kesehatan reproduksi
  6. Kesehatan mental emosional
  7. kesehatan intelegensia
  8. Pemeriksaan tanda-tanda vital (tekanan darah, frekuensi, pernafasan dan suhu tubuh)
  9. Pemeriksaan status gizi (berat badan, tinggi badan, index masa tumbuh, dan tanda klinis anemia)
  10. Pemeriksaan kebersihan diri
  11. Pemeriksaan kesehatan penglihatan
  12. Pemeriksaan pendengaran
  13. Pemeriksaan gigi dan mulut.
  14. Pemeriksaan pemakaian alat bantu.
Baca juga:  Siapkan Lulusan Berdaya Saing, SMKN 2 Malang Jalin Kerjasama Dengan IDUKA

Dalam screening kesehatan, ada banyak pihak yang terlibat. Diantaranya, pembina UKS, tim kesiswaan, dan Kader Kesehatan Remaja (KKR).

Sebelum screening dilaksanakan, dilakukan persiapan dan pelatihan petugas screening selama 10 hari.

SMK Negeri 2 Malang merupakan satu-satunya sekolah yang diberi kepercayaan oleh Puskesmas Dinoyo untuk melaksanakan screening kesehatan secara mandiri. Screening mandiri merupakan keistimewaan dan kepercayaan kepada sekolah.

Hal tersebut didukung oleh adanya kegiatan UKS yang sudah terlaksana dengan terencana dengan baik dan kontinyu. Kemudian adanya KKR di bawah binaan UKS yang sudah berjalan dengan baik. (*)

banner auto banner auto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

WhatsApp Kirim Info