Sentuh Tali Tiang Saat Parkir, Pelajar SMKN 2 Sampang Tersetrum

Korban sengatan listrik, Rafi, menjalani perawatan dan observasi di rumah sakit didampingi kedua orang tuanya, Minggu (12/4/2026).(Foto:Poer/MID)

maduraindepth.com – Seorang pelajar SMK di Kabupaten Sampang, Rafi, tersengat arus listrik saat memarkir sepeda motor di depan SD Al-Madani, Jalan Selong Permai, Kelurahan Gunung Sekar, Kecamatan Sampang, Minggu (12/4/2026).

Insiden itu terjadi akibat sambungan kabel listrik yang terbuka di bagian atas tali penarik tiang listrik. Saat korban memarkir kendaraan dan menurunkan standar motor, sepeda motor yang diparkir menyentuh tali penarik tiang, sehingga arus listrik diduga mengalir ke bodi kendaraan dan menyengat korban.

Ketua RT setempat sekaligus saksi mata, Sugiarto, mengatakan peristiwa terjadi sangat cepat di area depan sekolah yang setiap hari dilalui pelajar dan warga.

“Di atas tali itu ada sambungan kabel yang terbuka. Saat motor diparkir dan standar diturunkan, motornya menyentuh tali penarik tiang, lalu korban langsung tersetrum dan jatuh,” ujarnya.

Keterangan saksi tersebut menguatkan dugaan adanya kelalaian dalam pengamanan jaringan listrik, karena sambungan kabel terbuka berada di ruang terbuka dan berdekatan dengan akses lalu lintas warga.

Saat kejadian, Sugiarto mengaku sedang kerja bakti tidak jauh dari lokasi. Ia segera berupaya menolong korban, namun saat memegang kendaraan korban dirinya juga ikut merasakan aliran listrik.

“Saya pegang motornya ternyata masih ada stromnya. Untung ada sandal, jadi saya tarik pakai sandal,” katanya.

Baca juga:  Pesan Camat Nonggunong Soal Eksplorasi Minyak di Sapudi

Karena khawatir tersengat jika menyentuh tubuh korban secara langsung, Sugiarto mengaku menendang tubuh korban agar segera terlepas dari sumber arus listrik.

Menurutnya, kaki korban mengalami luka setelah mengenai besi yang tertancap di tanah, bahkan sempat terlihat asap keluar dari area kaki.

“Kakinya sampai luka dan keluar asap,” ungkapnya.

Korban sempat tidak sadarkan diri selama beberapa menit sebelum akhirnya mulai menunjukkan tanda-tanda bernapas dan langsung dilarikan ke rumah sakit.

Orang tua korban, Pandi, mengatakan putranya saat ini sudah sadar dan masih menjalani observasi medis.

“Alhamdulillah sudah sadar. Kata dokter kondisi fisiknya normal, tinggal observasi satu sampai dua hari,” katanya.

Ia menambahkan, bagian kaki korban sempat menghitam seperti terbakar akibat sengatan listrik.(Poer/MH)

 

banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *