Event  

Rawat Tradisi Bahari Kepulauan, Bupati Sumenep Dukung Penuh Lomba Dayung Sampan di Kayuaro

Pamflet resmi pelaksanaan Lomba Dayung Sampan di Pelabuhan Kayuaro.(Foto: Arif Coolbreak/MID)

maduraindepth.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep terus mendorong pelestarian identitas budaya masyarakat pesisir. Sebagai bagian dari kemeriahan Hari Jadi Kabupaten Sumenep, sebuah kompetisi bertajuk Lomba Dayung Sampan siap digelar di Pelabuhan Kayuaro, Kecamatan Kangayan, pada 18 hingga 20 Agustus 2026 mendatang.

Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H., M.H., mengungkapkan bahwa ajang ini bukan sekadar sarana hiburan. Menurutnya, gelaran tersebut merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam merawat dan memperkenalkan tradisi bahari yang telah mengakar kuat, khususnya di wilayah kepulauan.

“Kita ingin Hari Jadi Sumenep ini dirayakan dan dirasakan bersama oleh seluruh lapisan masyarakat, dari daratan hingga kepulauan. Menjaga serta mengembangkan tradisi bahari adalah bagian penting dari komitmen tersebut,” ujar Bupati kepada maduraindepth, Minggu (9/8/2026).

Lebih lanjut, Bupati Fauzi menekankan bahwa peringatan hari lahir kabupaten tidak melulu harus diisi dengan kegiatan seremonial yang kaku. Potensi besar kawasan pesisir dan kekayaan budayanya harus diangkat agar menjadi kebanggaan warga setempat. Melalui paduan unsur olahraga, hiburan, dan budaya lokal, lomba dayung sampan dinilai menjadi wadah yang tepat.

Ia berharap, ajang di Pelabuhan Kayuaro ini bisa mempertebal rasa kekeluargaan dan silaturahmi antarwarga kepulauan. Tak lupa, ia juga berpesan agar seluruh pihak turut menjaga ketertiban sehingga rangkaian perlombaan berjalan aman dan kondusif.

Baca juga:  Pelantikan Camat Definitif Sapeken Diharapkan Jadi Awal Pembenahan Persoalan Kepulauan

Di sisi lain, perwakilan panitia penyelenggara menuturkan bahwa pemilihan Pelabuhan Kayuaro sebagai lokasi perlombaan bukan tanpa alasan. Kawasan tersebut dinilai sangat merepresentasikan denyut nadi kehidupan warga yang erat dengan laut dan aktivitas pelayaran.

Lewat ajang ini, panitia ingin membuktikan bahwa potensi bahari Sumenep mampu dikemas menjadi sebuah atraksi yang kompetitif, menarik, dan sarat akan nilai budaya.

Bagi masyarakat yang berminat ikut serta, pendaftaran saat ini telah dibuka dan dipusatkan di Kantor Kecamatan Kangayan. Rencananya, panitia akan menggelar pertemuan teknis (technical meeting) pada 16 Agustus 2026 sebelum babak penyisihan dimulai.

Selain memperebutkan trofi dan piagam penghargaan, panitia telah menyiapkan total uang pembinaan sebesar Rp5 juta bagi para pemenang. Untuk informasi pendaftaran lebih lanjut, calon peserta dapat menghubungi narahubung resmi yang tertera pada pamflet acara, yakni Saifullah (Bang Pullah), Pongly, atau Arsani.(Arif Coolbreak/MID)

banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *