Prosesi Pelantikan Arya Wiraraja, Semarak Hari Jadi ke 753 Sumenep

Drama kolosal prosesi pelantikan Arya Wiraraja sebagai Adipati Sumenep yang digelar di sisi Timur Taman Bunga, dalam rangka Hari Jadi ke 753 Kabupaten Sumenep, Sabtu (29/10). (Foto: maduraindepth.com)

maduraindepth.com – Pertunjukan drama kolosal dengan latar kisah prosesi pelantikan Arya Wiraraja sebagai Adipati Sumenep pertama berlangsung semarak, Sabtu (29/10). Digelar di sisi Timur Taman Bunga, acara yang dilaksanakan dalam rangka peringatan Hari Jadi ke 753 Kabupaten Sumenep itu memantik perhatian ribuan pengunjung.

Sebelum prosesi pelantikan Arya Wiraraja, tarian kolosal melibatkan ratusan siswa Sumenep menghibur masyarakat berserta para tamu undangan yang hadir pada rangkaian Hari Jadi ke 753 Sumenep tersebut. Tarian itu sebagai penyambutan terhadap datangnya pemimpin baru Sumenep, yakni Arya Wiraraja.

Seperti diketahui, Arya Wiraraja dilantik Prabu Kertanegara sebagai Adipati pertama Sumenep pada pada 31 Oktober 1269 silam. Sejak itu, Sumenep berdiri dengan bentuk kerajaan. Kemudian, seiring berjalannya waktu, pada 1929, Sumenep berubah menjadi kabupaten hingga saat ini.

Tercatat, mulai dari masa Arya Wiraraja, Sumenep telah dipimpin 35 raja dan 16 bupati. Setelah prosesi pelantikan Arya Wiraraja, rangkaian perayaan Hari Jadi ke 753 Kabupaten Sumenep dilanjutkan dengan pertunjukan kolosal bertajuk The Legend of Jokotole.

Prosesi Arya Wiraraja Sumenep
Bupati Sumenep Achmad Fauzi menerima pataka dari sosok yang memerankan Adipati Arya Wiraraja pada pagelaran rangkaian Hari Jadi ke 753 Kabupaten Sumenep, Sabtu (29/10). (Foto: Arif Cool Break/MI)

Kemudian, Orkestrasi Saronen Spirit Melody of Jambul Kuning menjadi pertunjukan berikutnya. Saronen merupakan musik tradisional khas Sumenep. Sedangkan kakak tua jambul kuning merupakan salah satu maskot Hari Jadi Sumenep tahun 2022. Satwa langka ini hanya bisa ditemui di Pulau Masakambing, Kecamatan Masalembu, Sumenep.

Baca juga:  Desa Pangarangan Lan-Jalanan Sehat Akhirnya Bakal Kembali Digelar

BACA JUGA: Festival Musik Tong-Tong di Sumenep Meriah

Selain itu, pada acara tersebut juga dilakukan peluncuran kalender event Visit Sumenep 2023 oleh Bupati Sumenep Achmad Fauzi. Tak hanya itu, acara berlanjut dengan pagelaran pawai budaya yang diikuti organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Sumenep.

Arya Wiraraja Hari Jadi Sumenep
Drama kolosal prosesi pelantikan Arya Wiraraja sebagai Adipati Sumenep yang digelar di sisi Timur Taman Bunga, dalam rangka Hari Jadi ke 753 Kabupaten Sumenep, Sabtu (29/10). (Foto: maduraindepth.com)

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi mengatakan, prosesi pelantikan Arya Wiraraja tersebut mampu mencerminkan keagungan Sumenep pada masanya. Menurut dia, dari masa ke masa, para pemimpin Sumenep berkomitmen memajukan dan memakmurkan Sumenep dengan semangat ikhlas.

“Berkaca pada spirit pendahulu yang telah membuat fondasi kuat untuk membangun Sumenep,” ujarnya.

Dia menjelaskan, sejarah, budaya, dan tradisi akan mengikat bangsa dalam persatuan dan kesatuan. Fauzi meyakini, tanpa kebudayaan, pembangunan akan kehilangan spirit dan ruh. “Mari kita bersama-sama membangun Sumenep lebih baik. Tanpa kebersamaan, keberhasilan akan sulit tercapai,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner auto