Peringati HSN 2022, PAC IPNU-IPPNU Mandangin Gelar Kemah Santri

kemah santri mandangin HSN 2022
Tampak pelajar tingkat Madrasah Diniyah se Pulau Mandangin mengikuti Kemah Santri dalam rangka memperingati HSN 2022 yang berlangsung di MTs Sirojul Mustofa, Mandangin, Sampang, Ahad (16/10). (Foto: Achmad Afiq for MI)

maduraindepth.com – Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2022, Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU-IPPNU Mandangin, Sampang, menggelar kemah santri. Berlangsung di MTs Sirojul Mustofa, kegiatan itu dilaksanakan sejak 15-16 Oktober 2022 dan diikuti pelajar tingkat Madrasah Diniyah se Pulau Mandangin.

Ketua PAC IPNU Mandangin, Achmad Faiq mengatakan, kegiatan kemah santri ini merupakan agenda tahunan. Tujuannya, untuk mengajarkan santri mandiri dan mengenal resolusi jihad Nahdlatul Ulama (NU).

“Santri tidak boleh tertinggal dalam mewarnai kemajuan pendidikan, keterlibatan santri akan memberikan warna berbeda yaitu lebih religius,” ujarnya, Ahad (16/10).

Faiq menjelaskan, santri saat ini harus optimis dalam menghadapi berbagai tantangan zaman. Santri, lanjut dia, juga harus memiliki semangat nasionalisme yang berlandaskan Agama sesuai semangat revolusi jihad yang dicetuskan KH Hasyim Asy’ari.

“Bukan zamannya santri minder, karena santri telah membuktikan berbuat lebih untuk bangsa ini dan akan melahirkan kader NU yang militan di masa akan datang,” ucap Faiq.

Diterangkan, pada acara tersebut peserta dibekali berbagai materi dan perlombaan. Upaya itu dilakukan agar terbangun rasa kepemilikan dan kepedulian antar pelajar sejak dini.

“Selain dibekali materi keislaman, peserta juga menonton film ‘Sang Kiyai’, supaya paham kalau santri punya peranan penting dalam kemajuan bangsa dan negeri ini,” ungkapnya.

Baca juga:  Kenalkan Hari Santri kepada Siswa Usia Dini, MWCNU Tambelangan Gelar Lomba Mewarnai

Pihaknya berharap, agenda kemah santri ini terus berkelanjutan digelar setiap tahunnya. “Semoga pelajar ditingkat Madrasah Diniyah terus mengamalkan ajaran Ahlussunnah Waljamaah dan nilai-nilai ke-NU-an dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya. (Alim/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner auto