Novita Sari Klarifikasi Soal Diperiksa Polisi usai Video Rakyat Jelata Viral

Seleb TikTok Rakyat Jelata
Novita Sari didampingi Anas menunjukkan tanda terima pengaduan dari Polres Sampang, Senin (24/5). (FOTO: Arief Tirtana/MI)

maduraindepth.com – Dalam beberapa hari terakhir selebgram aplikasi TikTok Novita Sari menjadi perbincangan hangat bagi para netizen. Ia menjadi sorotan warga dunia maya usai melontarkan kalimat ‘banyak rakyat jelata’ di Pantai Camplong, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur beberapa waktu lalu.

Novita Sari secara pribadi mengaku dirugikan dengan viralnya video yang diunggahnya tersebut. Sebab banyak media siber yang mengangkat berita video rakyat jelata itu.


Kata Novita, dirinya diberitakan tengah diperiksa oleh penyidik Kepolisian Resort (Polres) Sampang. Dia menyebut berita yang beredar itu tidak benar.

Dia mengatakan, sebenarnya dirinya bukan diperiksa. Melainkan melakukan pengaduan ke Polres Sampang tentang akun palsu yang mengatasnamakan dirinya.

“Itu berita bohong, kami datang ke Polres bukan untuk diperiksa, tapi kami datang untuk melakukan pengaduan atas akun palsu di Instagram atas nama ifa_matic02 yang berbunyi “Sudah dipanggil Polres ternyata,” ucap Novita pada maduraindepth.com sambil menunjukkan surat tanda terima pengaduan dari Polres Sampang, Senin (24/5).

Wanita asal Desa Banjar, Kecamatan Kedungdung itu mengatakan ihwal video dirinya yang sempat viral itu, dia sudah meminta maaf kepada masyarakat di Kabupaten Sampang.

Dia mengkonfirmasi bahwa berita soal dirinya dipanggil polisi dan postingan di akun Instagram ifa_matic02 itu tidak sesuai dengan fakta.

“Kami ke polres sampang untuk mengadukan adanya postingan di akun ifa_matic02 dan pemberitaan yang tidak benar,” ujar pemilik akun @Novitasr_02 itu mengklarifikasi.

Baca juga:  Takut Dibunuh, Warga Sampang Nekat Terjun Kedalam Sumur

Dikonfirmasi terpisah, Kasat Reskrim Polres Sampang AKP Sudaryanto membenarkan bahwa kedatangan Novita Sari ke Polres Sampang pada 17 Mei itu bukan untuk pemeriksaan video viral dengan nada ucapan ‘rakyat jelata’.

“Ia datang hanya untuk mengadukan soal postingan di salah satu akun Instagram yang mengatasnamakan dirinya,” ucapnya saat dikonfirmasi.

Sudaryanto menegaskan bahwa masalah tersebut sudah selesai, yang bersangkutan sudah meminta maaf dan kasus itu sudah tidak perlu dibahas lagi.

“Untuk pemberitaan dan postingan di medsos itu salah, berita bahwa Novita Sari diperiksa oleh Polres itu tidak benar,” tegasnya. (Alim/MH)