Sambut Ramadan, Paguyuban Patots Gelar Patrol Sahur On The Road: Dari Pelar Pandian hingga Perempatan Odheng

Salah satu peserta Patrol Sahur On The Road.(Foto: Arif Coolbreak/MID)

maduraindepth.com – Gema suara musik Tong-tong yang berpadu harmonis dengan tiupan terompet dan dentuman perkusi kembali memecah keheningan malam di “Kota Keris”. Tradisi Patrol Sahur yang ikonik kini hadir lebih terorganisir di bawah inisiasi Paguyuban Musik Tong-tong Sumenep (Patots) untuk menyemarakkan bulan suci Ramadan tahun ini.

Kegiatan yang dijadwalkan rutin setiap malam Minggu sepanjang Ramadan ini bukan sekadar hiburan jalanan. Acara ini merupakan ajang pelestarian budaya sekaligus misi sosial untuk membangunkan warga bersantap sahur dengan cara yang artistik dan menghibur.

Ada yang berbeda pada pelaksanaan tahun ini. Sejak di titik start, yakni kawasan Perempatan Pelar Pandian, atmosfer kompetisi seni sudah terasa kental. Sebelum menyusuri rute, setiap grup Tong-tong diwajibkan menampilkan performa musik dan lagu andalan di hadapan warga.

Momen ini menjadi ajang bagi tiap peserta Patrol Sahur On The Road untuk menunjukkan kekhasan aransemen mereka, mulai dari sinkronisasi nada kentongan hingga improvisasi alat musik tiup yang memukau. Penampilan di garis start ini sengaja dirancang agar masyarakat dapat menikmati kualitas musikalitas setiap paguyuban secara utuh.

Menariknya, kemeriahan tahun ini juga merambah dunia digital. Penilaian untuk menentukan grup favorit tidak lagi dilakukan secara konvensional, melainkan melibatkan peran aktif netizen. Panitia bekerja sama dengan media MaduraIndepth untuk mengunggah aksi setiap grup selama parade.

Baca juga:  Longsor Sambut Tahun 2020 di Sumenep, Warga: Harusnya Pemerintah Ada Upaya

Penentuan predikat grup terbaik akan didasarkan pada jumlah like terbanyak di akun TikTok resmi MaduraIndepth. Inovasi ini memicu setiap paguyuban untuk tampil totalitas guna menarik dukungan dari para “pasukan digital” di media sosial.

Setelah memberikan penampilan pembuka yang enerjik, rombongan bergerak perlahan menuju pusat kota. Ribuan pasang mata menyisir jalanan yang dilewati rombongan hingga mencapai titik akhir (finish) di Perempatan Odheng, Sumenep.

“Musik patrol ini adalah tradisi yang sangat dinanti. Dengan adanya sistem penilaian melalui like di TikTok MaduraIndepth, kami harap para pemuda semakin semangat berkreativitas dan masyarakat semakin merasa memiliki tradisi ini,” ujar Maito Anggadani, Pengawas Patots sekaligus Koordinator Patrol Sahur tahun ini, Sabtu malam (28/02/2026).

Angga menambahkan bahwa kehadiran Patots bertujuan memberikan wadah bagi komunitas untuk melestarikan kebiasaan lama yang positif. “Kegiatan ini merupakan ajang silaturahmi antar komunitas dengan kemasan keliling membangunkan masyarakat untuk sahur,” pungkasnya.

banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *