Kontingen Sampang Juara Umum Cabor Menembak Porprov VII Jatim: Berlatih di Tempat Panas

Para atlet Perbakin Sampang sedang melakukan latihan di lapangan yang sederhana. (Foto: Alimuddin/MI)

maduraindepth.com – Atlet binaan Perbakin meraih juara umum di ajang Porprov VII Jawa Timur dalam cabang olahraga (Cabor) menembak. Prestasi itu diraih tidak lepas dari usaha atlet yang mewakili kontingen Sampang. Meski fasilitas latihan di Kota Bahari belum memenuhi standar nasional.

Hal itu diungkapkan Pelatih Atlet Perbakin Sampang, Slamet. Ia menyampaikan, sejak Perbakin berdiri pada 2012 lalu tidak memiliki tempat latihan yang berstandar nasional.


“Kami bangun tempat latihan ini secara Swadaya, baik dari pelatih maupun orang tua atlet yang mendukung pembangunan tempat latihan ini,” ujar Slamet pada maduraindepth.com, Rabu (6/7).

Selama ini, para atlet Perbakin berlatih dengan fasilitas seadanya. Tiap latihan, pelatih hanya meminta para ateltnya untuk tetap konsentrasi pada latihan.

Meski demikian, Perbakin Sampang tidak patah arang untuk menelurkan atlet yang bisa mengharumkan nama Kota Bahari. Dengan menggunakan tempat latihan yang sederhana, hanya terbuat dari kayu dan atap seadanya. Para atletnya terus mendapat binaan dari Perbakin.

Menariknya, Perbakin tidak membebankan keterbatasan dan minimnya fasilitas kepada para atlet. Baik dari segi sarana prasarana maupun kekurangan amunisi saat latihan.

“Karena pelatih dan pengurus Perbakin Sampang terus berjuang demi prestasi,” ucapnya.

Ibarat orang menanam, kini Perbakin bisa memetik buah. Atlet binaannya yang dikirim untuk bertanding di ajang Porprov VII Jatim 2022 berhasil membawa kontingen Sampang meraih juara umum Cabor menembak.

Baca juga:  Borong Medali, Atlet Perbakin Sampang Juara Umum Porprov VII Jatim
Dana Hibah Saja Tidak Cukup

Tempat latihan menembak yang berstandar nasional diperlukan. Untuk membangunnya dibutuhkan dana sekitar Rp 1,5 miliar. Biaya itu sudah termasuk perlengkapan latihan.

Semua keterbatasan fasilitas itu, Perbakin mengaku sudah menyampaikannya ke Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sampang. Namun hingga kini belum ada respon dari organisasi yang berwenang dan bertanggung jawab mengelola, membina, mengembangkan dan mengkoordinasikan seluruh pelaksanaan kegiatan olahraga prestasi tersebut.

“Kami sudah melaporkan baik melalui media sosial atau secara langsung saat ada pertemuan, tapi belum juga ada jawaban,” tegasnya.

Sementara dana hibah yang dikeluarkan KONI

Atlet menembak Kabupaten Sampang tetap semangat berlatih meski dengan fasilitas terbatas. (Foto: Alimuddin/MI)

Sampang tidak sebanding dengan anggaran yang dibutuhkan. Dalam setahun, Perbakin menghabiskan dana sebesar Rp 110 juta untuk latihan. Sedangkan dana hibah dari KONI hanya Rp 35 juta.

“Setiap bulan kami mengeluarkan anggaran kurang lebih Rp 8 juta untuk peluru saja, belum termasuk sasaran dan makan atlet setiap harinya saat berlatih,” urainya.

Meski demikian, kondisi itu tidak mempengaruhi Perbakin Sampang untuk meraih prestasi. “Ketekunan dan kedisiplinan yang membuat atlet Perbakin Sampang jadi juara,” katanya.

Usaha Tidak Hianati Hasil

Argo Benu Lutfi Saputra salah satu atlet Perbakin Sampang peraih medali emas kategori 10 meter Air Pistol Men dan kategori 10 meter Air Pistol Mixed mengaku bangga dan bersyukur bisa meriah prestasi membanggakan untuk Kabupaten Sampang.

Baca juga:  Jelang Porprov Jatim, KONI Bangkalan Terima Asupan Gizi dari KONI Sidoarjo

“Kami pegang prinsip bahwa usaha tidak akan mengkhianati hasil,” ucapnya.

Argo mengungkapkan, selama latihan pelatihnya selalu meminta para atlet untuk tetap semangat dan fokus. Saat latihan, ia menganggap tempat latihan yang sederhana itu menjadi motivasi sendiri. Meskipun lokasinya yang panas dan dibangun secara sederhana.

Menurutnya, semua orang bisa bermain di tempat yang dingin. Tapi tidak semua bisa bermain di tempat yang panas.

“Kami tetap jalani meski ruangannya panas. Biasanya kalau tempat latihan berstandar nasional itu pakai pendingin dan tertutup,” ujarnya. (Alim/MH)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here