Jelang Ramadan, Harga Cabai Turun Hingga 50 Persen

Harga Cabai Rawit
Seorang pedagang berjualan di Pasar Kolpajung Pamekasan, Jumat (9/4). (Foto: Umarul Faruk/MI)

maduraindepth.com – Menjelang bulan suci Ramadan harga cabai rawit di Pamekasan mengalami penurunan sebesar 50 persen. Sebelumnya, per tanggal 29 Maret 2021 hingga 4 April 2021, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pamekasan mencatat, harga cabai rawit melonjak kisaran Rp 120 ribu sampai Rp 130 ribu perkilogram.

“Sekarang mengalami penurunan 50 persen, kisaran Rp 50 ribu sampai Rp 60 ribu perkilogram,” kata Kepala Disperindag Pamekasan Ach Sjaifuddin saat dikonfirmasi, Jumat (9/4).


Harga tersebut diklaimnya stabil. Penyebab turunnya harga, menurut dia karena suplai dan demand saat ini mulai mengalami keseimbangan. Selain itu cuaca kian membaik.

“Saat ini, suplai dari petani sudah mulai stabil. Begitupun cuacanya, tidak terlalu ekstrem,” sebut Sjaifuddin.

Dia menjelaskan, data tersebut berdasarkan monitoring dari lima pasar yang ada di Pamekasan. Meliputi Pasar Gurem, Pasar 17 Agustus, Pasar Kolpajung, Pasar Pakong, dan Pasar Waru.

Sementara untuk bahan pokok lainnya, lanjut Sjaifuddin, Disperindag Pamekasan sampai saat ini masih mencatat kestabilan. Terlebih, menjelang ramadan nanti ketersediaan bahan terbilang aman.

“Secara keseluruhan, ada sekitar 20 bahan pokok yang kita monitoring di lima pasar itu menunjukkan kestabilan, kecuali yang saya sampaikan tadi,” tutupnya. (RUK/BAD)