maduraindepth.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang kembali menggelar Festival Jhuko Tonoh #2 pada 6–7 November 2026. Kali ini, kawasan Wisata Waduk Klampis, Desa Wisata Keramat, Kecamatan Kedungdung, dipilih sebagai lokasi untuk memperkenalkan potensi wisata sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat.
Kadisporabudpar Sampang melalui Kabid Pariwisata, Endah Nursiskawati, mengatakan Festival Jhuko Tonoh merupakan agenda besar daerah yang pertama kali diselenggarakan pada 2025. Pemilihan tema dan konsepnya berangkat dari potensi kelautan serta budidaya perikanan yang menjadi bagian dari kekayaan lokal Madura.
“Tujuan event ini untuk mengeksplorasi potensi masyarakat sekaligus memberdayakan mereka. Masyarakat membutuhkan wadah untuk menggerakkan UMKM lokal. Karena itu, dalam setiap event kami selalu menonjolkan kegiatan UMKM,” ungkap Endah.
Menurutnya, festival tahun ini menghadirkan sejumlah kegiatan, mulai dari gerakan pangan murah, senam bersama, tebar benih ikan dan penghijauan, kompetisi memasak, festival bakar ikan, komunitas kopi, live music hingga layar tancap. Pengunjung juga bisa menikmati makan dan bakar ikan secara gratis.
Endah menjelaskan, pemilihan Waduk Klampis merupakan bagian dari upaya pemerataan promosi destinasi wisata Sampang yang selama ini banyak terpusat di Pantai Lon Malang.
“Festival Jhuko Tonoh ini merupakan event Kabupaten Sampang. Jadi, pelaksanaannya bisa di lokasi mana pun yang memang memiliki potensi untuk mengangkat destinasi wisata,” jelasnya.
Mengusung tema The Spirit of Nature dan The Gastro Experience, Taste and Stories, kegiatan ini juga menghadirkan expo UMKM digital, booth camp serta layanan publik.
Ia berharap festival mampu meningkatkan kunjungan wisatawan, memperpanjang lama tinggal, dan mendorong perputaran uang di masyarakat sekaligus memperkenalkan identitas pariwisata Sampang hingga tingkat nasional dan internasional.(Poer/MID)













