Empat Kabupaten di Madura Masuk Daftar Delapan Daerah di Jatim Soal Peningkatan Kasus Campak

kasus campak di madura
Salah satu pasien anak saat mendapat perawatan di salah satu fasilitas kesehatan di Kabupaten Sampang. (Foto: Dinkes Sampang)

maduraindepth.com – Kasus campak di delapan daerah di Jawa Timur (Jatim) mengalami peningkatan, empat daerah di antaranya merupakan kabupaten yang ada di Madura. Sedangkan secara keseluruhan, delapan daerah tersebut meliputi Kota Batu, Bangkalan, Magetan, Sampang, Pamekasan, Sumenep, Pasuruan dan Probolinggo.

Menanggapi peningkatan kasus campak di beberapa daerah, termasuk empat kabupaten di Madura tersebut, Gubernur Jatim Khofifah Indar meminta seluruh sektor kesehatan bersiap diri. Termasuk mengantisipasi persoalan tersebut.

banner auto

Dia meminta Dinas Kesehatan (Dinkes), rumah sakit hingga layanan kesehatan berupaya agar kasus campak pada anak bisa diantisipasi dengan penanganan yang terpadu. Sehingga penyebarannya tidak meluas.

Khofifah juga meminta masyarakat untuk mewaspadai penyakit campak pada anak dengan melengkapi status vaksinasi campak rubella (MR). “Karena saat ini tengah terjadi peningkatan kasus campak di beberapa daerah di Jawa Timur,” jelasnya, Ahad (22/1).

Diterangkan, peningkatan kasus campak ini disebabkan terjadinya penurunan cakupan imunisasi yang signifikan saat pandemi Covid-19. Sehingga menyebabkan banyaknya anak yang tidak mendapatkan imunisasi rutin lengkap.

“Kasus Campak terjadi dikarenakan rendahnya cakupan imunisasi MR/MMR. Oleh karena itu, kepada orang tua harus memastikan buah hatinya sudah mendapatkan cakupan vaksinasi lengkap,” saran Khofifah.

Gubernur Khofifah berpesan kepada masyarakat jika menemui gejala demam dan ruam/bintik kemerahan, segera bawa ke puskesmas atau fasilitas pelayanan kesehatan terdekat. Mengingat, penyakit ini sangat mudah menular. Jika ditemukan 1 kasus, maka bisa menularkan 12-18 orang disekitarnya.

Baca juga:  Pengedar Narkoba Asal Sampang dan Pamekasan Dibekuk Polisi Sumenep Madura

“Namun, campak sangat mudah dicegah dengan Imunisasi. Mohon dipastikan semua anak-anak mendapatkan 3 kali imunisasi campak yaitu pada saat umur 9 bulan, 18 bulan dan kelas 1 SD,” harapnya. (*)

Dapatkan Informasi Menarik Lainnya Di Sini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner auto