Dua Perempuan Di Sumenep Ditangkap Saat Ketahuan Jadi Mucikari

0
88
Mucikari
Dua mucikari setelah diciduk Polres Sumenep

maduraindepth.com – Fitria Agustina (40), dan Erni alias Eka (36), warga yang beralamat di Jalan Imam Bonjol, Desa Pamolokan, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, pasrah saat digelandang Reserse Mobil Kepolisian Resort (Resmob Polres) setempat, Senin (2/12/2019) kemarin.

Fitria, yang kesehariannya hanya sebagai ibu rumah tangga ini bersama rekannya Erni alias Eka, adalah sosok perempuan Mucikari di kota tapal kuda tersebut. Mucikari, atau sering disebut germo, adalah orang yang berperan sebagai pengasuh dan perantara serta pemilik Pekerja Seks Komersial (PSK).

Dari hasil Laporan Polisi Nomor : LP/105/XII/2019/JATIM/RES SMP, tanggal 2 Desember 2019, kedua Mucikari ini ditangkap sekira pukul 17.00 WIB sore, di Kelurahan Bangselok, Kecamatan Kota.

“Barang Bukti (BB), dua unit handphone merk OPPO warna gold, dan merk EVERCROSS warna hitam merah. Serta sejumlah uang senilai Rp 500.000,” ungkap AKP. Widiarti, Kasubbag Humas Polres Sumenep, dalam rilisnya, Selasa (3/12).

Dalam motifnya, para tersangka mencarikan wanita apabila ada laki-laki yang ingin melakukan hubungan badan layaknya suami istri. “Sedangkan laki-laki tersebut disuruh menunggu di hotel yang telah ditentukan,” kata Widiarti.

Lebih lanjut, dia menjelaskan, peran dari tersangka satu adalah menerima pesanan dari laki-laki yang ingin melakukan hubungan badan, sedangkan peran dari tersangka dua adalah menghubungi wanita yang akan melayani laki-laki tersebut.

“Para tersangka menyuruh wanita yang akan melayani laki-laki tersebut langsung menuju hotel yang telah ditentukan untuk melakukan hubungan badan,” paparnya, dari hasil klarifikasi.

Sementara, kedua Mucikari yang telah ditetapkan sebagi tersangka itu memperoleh keuntungan masing-masing sebesar Rp 100.000, dari hasil menjual PSK. (MR/AJ)