Dana Bos Lambat Cair, Ini Alasan Kadisdik Bangkalan

0
54
Kepala Disdik Bangkalan, Bambang Budi Mustika. (Foto: AR/MI)

maduraindepth.com – Pencairan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di Kabupaten Bangkalan lambat cair. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudyaan (Kadisdik) merespon isu keterlambatan tersebut.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupatean Bangkalan Dr. Bambang Budi Mustika, MM membenarkan sejak tahun 2017 pencairan BOS setiap triwulan selalu terealisasi di akhir bulan, namun perlu diketahui bahwa dana BOS itu sumber dananya dari APBN sedangkan yang melaksanakan transaksi pembayaran oleh Propinsi.

“Jadi kata dia makanisme pencairan dana BOS itu dari pusat, setelah itu masuk ke kas daerahPropinsi baru dari di cairkanmasuk ke rekening masing masing sekolah di Jawa Timur termasuk SD, SMP dan SMA, bukan hanya Bangkalan saja. Jaditidak ada dana BOS yang markir di rekening disdik apalagi di rekening Kadisdik,” paparnya saat di kompermasi maduraindepth.com melalui telpon selulernya sabtu. (11/01/2020).

Bambang sapaan akrabnya juga mengatakan bahwa memang ada dana BOS yang dicairkan di awal seperti di Yogjakarta dan Kota Surabaya karena daerah tersebut pendapatan asli daerah yang besar. Sementara dana BOS yang dicairkan kabupaten Bangkalan sebesar Rp 17 milar pertiga bulan, tidakmungkin ditalangi Pemkab Bangkalan lebih dulu, karena PAD kita rendah.

“Yang jelas, disdik pingin sekali agar pencairan dana BOS dicairkan diawal agar dana tersebut dapat di gunakan oleh sekolah segera mungkin, mengingat dana BOS betul betul di butuhkan oleh sekolah,” katanya.

Dia meminta kepada guru dan masyarakat yang perlu di luruskan jangan punya asumsi bahwa dana BOS itu bukan untuk siswa , BOS itu untuk operasional sekolah tidak ada untuk siswa, diantaranya buat gaji guru,buku wajib dan pembangunan dan itu semua sudah ada porsinya sesuai aturan. Beda dengan Kota Surabaya dan Yogjakarta karena ada tambah bantuan operasional sekolah daerah (BOSDA). pungkasnya. (AR/AJ)