Bupati Pamekasan dan Bangkalan Sambut Baik Rencana Reaktivasi Jalur Kereta di Madura

0
95
Rel kereta api di madura
Lam tidak terpakai, bekas rel kereta api di Madura tertutup rumput. (Istimewa)

maduraindepth.com – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa akan mengaktifkan kembali jalur kerata api di pulau Madura. Rencana reaktivasi tersebut mendapat sambutan baik dari Bupati Pamekasan H. Badrut Tamam dan Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron.

Badrut Tamam mengungkapkan, Gubernur merupakan kepanjangan tangan dari pemerintah pusat. Selama intruksinya memiliki manfaat yang jelas untuk masyarakat secara umum, maka pihaknya akan menyetujui. Termasuk rencana reaktivasi jalur kereta di Madura.

“Saya ini anak buahnya gubernur. Jadi semua perintah selagi tidak melanggar aturan harus saya ikuti,” tandasnya, Jumat (9/8/2019) kemarin.

Menurut Badrut, Rencana reaktivasi jalur kereta di Madura sifatnya perintah. Jadi semua Bupati se Jawa Timur harus patuh, bukan hanya di Madura saja.

“Kalau tidak taat terhadap pimpinan merupakan penghianatan,” ucapnya.

Badrut berharap, dengan diaktifkan kembali rel kereta api di Madura bisa meningkatkan ekonomi masyarakat. Terutama di Kabupaten Pamekasan.

Sementara Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron mengatakan, rencana reaktivasi tersebut merupakan solusi strategis dalam mengurangi kemacetan di sejumlah titik di Madura. “Kami optimis bisa dilaksanakan,” ucapnya.

Namun, lanjut Ra Latif, lahan jalur rel kereta yang kadung ditempati warga sulit diurai. Sehingga pemerintah harus mencari alternatif lain dengan cara membuka lahan baru yang tidak mengganggu pemukiman warga.

“Perlu membuat akses rel kereta yang baru, tidak menggunakan akses yang lama. Contohnya di depan Alun-alun Bangkalan, jika menggunakan akses lama maka perlu dibongkar lagi,” tukasnya.

Sebelumnya, informasi yang dihimpun maduraindepth.com dari berbagai sumber, Pemerintah Provinsi (Pemrov) Jawa Timur berencana mngaktifkan kembali jalur kereta api di Madura. Hal ini disampaikan oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Reaktivasi jalur kereta tersebut, kata Khofifah, dilakukan untuk mengatasi kemacetan di sejumlah titik di Madura. Oleh karenanya, rel kereta di Pulau Garam ini perlu direvitalisasi.

“Kalau LRT di Madura bukan di Suramadu, tapi di Islamic Science Park-nya. Kalau kereta Madura, kita ingin merevitalisasi relnya,” kata Khofifah. (*)