Banser Siap Jaga Rumah Ibunda Mahfud MD di Pamekasan

Ibunda Mahfud MD
Ketua PC GP Ansor Pamekasan Syafiuddin. (FOTO: RUK/MI)

maduraindepth.com – Massa aksi yang mengatasnamakan umat Islam Pamekasan mendatangi rumah yang ditempati Ibunda Menkopolhukam RI Mahfud MD. Perempuan berusia hampir 100 tahun itu bernama Siti Khotijah.

Kedatangan mereka dilakukan pasca aksi massa menyatakan sikap tidak terima di Mapolres Pamekasan. Mereka tidak terima atas diperiksanya Habib Rizieq Sihab oleh Polda Metro Jaya Selasa kemarin (1/12).

banner 728x728

Melihat hal tersebut, Ketua PC GP Ansor Pamekasan Syafiuddin mengaku kecewa dan sangat menyayangkan tindakan yang mengatasnamakan umat Islam Pamekasan. Kekecewaan tersebut karena ibunda Mahfud MD sudah sangat sepuh.

Dia menganggap massa aksi tidak tahu etika dan tidak punya rasa kemanusiaan sebagai orang yang mengaku umat Islam. “Orang tua Pak Mahfud sudah sepuh dan tidak tau apa-apa, seharusnya kita welas asih dan menghargai beliau,” ungkapnya kemarin.

Selain itu, Syafi’ mengatakan, Mahfud MD adalah salah satu putra terbaik Madura. Potensi madura yang seharusnya dijaga marwahnya, dikawal perjalanan khidmatnya terhadap bangsa dan negara, bukan malah diperlakukan seperti ini.

Dengan itu, dia akan segera menggerakkan Satkorcab Banser Pamekasan dan menjaga rumah ibunda Menkopolhukam tersebut.

“Kami warga NU sangat menghargai kontribusi beliau terhadap bangsa, negara, Islam, NU dan Madura, untuk itu Banser akan menjaga kediaman ibunda Pak Mahfud,” ungkapnya.

Lebih jauh, Syafi’ menegaskan, aksi demonstrasi sah dilakukan oleh warga Indonesia dan dilindungi undang-undang. Namun, ketika obyek yang dituju adalah yang tidak ada sangkut-pautnya, maka itu tindakan yang tidak etis bahkan tidak manusiawi.

“Demi kemanusiaan dan kebangsaan, Banser akan berjaga di rumah ibunda Pak Mahfud,” pungkasnya. (RUK/MH)

banner 728x728

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

WhatsApp Kirim Info