banner auto
banner auto

Banjir di Sampang Rendam 4 Desa dan 6 Kelurahan

banjir sampang
Pengendara menerobos banjir di Jalan KH Agus Salim, Kelurahan Banyuanyar, Sampang, Ahad (1/1). (Foto: Agus Wedi/MID)

maduraindepth.com – Banjir melanda Kabupaten Sampang, Ahad (1/1/2023), akibat hujan deras yang terjadi di wilayah Utara Kota Bahari sejak Sabtu (31/12/2022). Bencana alam itu menyebabkan 4 desa dan 6 kelurahan di Sampang terendam banjir dengan ketinggian air lebih dari 1,5 meter, nyaris setinggi leher orang dewasa.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sampang, Asroni menjelaskan, banjir yang melanda Kota Bahari disebabkan hujan deras sejak Sabtu (31/12). Akibatnya, air meluap ke sungai Kali Kamoning dan menyebar ke sawah hingga pemukiman warga.

banner auto

“Air masih tinggi, karena di persawahan dan pemukiman masih ada dan akan merambat ke lokasi (Dataran) yang rendah,” jelasnya.

Sementara, untuk daerah terdampak banjir khusus wilayah Kecamatan Sampang, Asroni menyebutkan, ada 4 desa dan 6 kelurahan. Meliputi, Desa Kemuning, Desa Panggung, Pangelen, dan Banyumas. Kemudian Kelurahan Banyuanyar, Dalpenang, Gunung Sekar, Karang Dalem, Polagan, dan Kelurahan Rongtengah.

“Untuk kelurahan semuanya terdampak, tetapi ketinggian genangan air berbeda-berbeda. Namun yang terparah terjadi di Kelurahan Dalpenang dan Rong Tengah,” papar Asroni.

banjir sampang
Tim TRC BPBD bersama TNI lakukan evakuasi terhadap warga di Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Dalpenang, Sampang. (Foto: Tangkapan Layar)

Dia menyebut, surutnya air laut juga tidak berdampak signifikan terhadap ketinggian banjir. Pasalnya, di beberapa wilayah, kondisi air masih tinggi. Seperti yang terjadi di Jalan Imam Bonjol, Jalan Panglima, Jalan Bahagia, Jalan Diponegoro dan Jalan KH Agus Salim.

“Kami belum bisa prediksi kapan surutnya banjir ini, tetapi bisa saja cepat surut ketika air di sawah sudah tidak ada,” ucapnya.

Baca juga:  Tahun Ini Kasus Narkoba di Bangkalan Meningkat, Kapolres: 2020 Kita Berantas

Diterangkan, untuk armada perahu karet yang diterjunkan BPBD dan relawan lainnya hanya difokuskan pada lokasi yang ketinggian mencapai hampir 2 meter.  Khususnya bagi masyarakat butuh evakuasi.

“Satu tim armada terdiri dari sepuluh orang, tujuannya untuk membantu mengevakuasi warga ke lokasi lebih aman,” terangnya.

banjir sampang
Petugas kepolisian membantu pengendara motor yang mogok terjebak banjir di Sampang, Ahad (1/1). (Foto: Alimuddin/MID)

Atas bencana ini, pihaknya menghimbau agar masyarakat tetap waspada, serta mengungsi ke tempat yang lebih aman. Sebab, arus air semakin deras dan tinggi.

“Tim relawan terus saling melapor, baik masyarakat, BPBD, TNI, Polri jika ada warga yang minta pertolongan, segera kami tidak cepat,” pungkasnya. (Alim/*)

Dapatkan Informasi Menarik Lainnya Di Sini

banner auto banner auto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

WhatsApp Kirim Info