Atasi kekeringan, Pemkab Pamekasan Mulai Salurkan Air bersih

Kekeringan Pamekasan
Bupati Baddrut Tamam saat melepas armada bantuan air di Mandhepa Agung Ronggosukowati, Pamekasan. (Foto: RUK/MI)

maduraindepth.com – Guna mengatasi kekeringan di Kabupaten Pamekasan, pemerintah setempat mulai menyalurkan bantuan air bersih ke sejumlah desa terdampak. Air bersih mulai didistribusikan mulai hari ini, Senin (7/9).

Bupati Baddrut Tamam menyebutkan, di Bumi Gerbang Salam terdapat 311 dusun dari 77 desa yang mengalami kekeringan pada musim kemarau tahun ini. Namun kekurangan air sudah mulai teratasi berkat adanya pengeboran air.


Dia melanjutkan, sedikitnya 12 desa yang mendapatkan bantuan pengeboran air. Serta ada 11 armada yang siap mengantarkan air ke desa-desa.

“Di 2019 beberapa pengeboran yang sudah dilakukan itu sudah bisa menghasilkan sumber daya air yang bisa didistribusikan ke rumah-rumah,” jelas Baddrut Tamam.

Di samping itu, lanjut Baddrut, untuk meminimalisir kekeringan di kabupaten Pamekasan pihaknya juga bekerjasama dengan beberapa pihak untuk melakukan tambahan pipanisasi yang dilakukan oleh PDAM.

“Mudah-mudahan dari 83 desa yang alami kekeringan (tahun) kemarin sekarang jadi 77. Berharap kedepan terus berkurang dan kebutuhan air bersih di seluruh kampung-kampung bisa terpenuhi dengan baik,” imbuhnya.

Sementara Ketua Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan, Akmalul Firdaus menyampaikan, bahwa penyaluran air bersih ini akan dilaksanakan dalam tiga bulan kedepan.

“Penyaluran air bersih ke desa yang alami kekeringan akan berlangsung hari ini sampai Oktober,” tegasnya.

Baca juga:  Bupati Baddrut Tamam Paparkan Program Prioritas Kepada Gubernur Jatim

Lebih lanjut, pihaknya menyatakan bahwa penyaluran air bersih ini akan dilakukan perpanjangan jika kekeringan melebih batas waktu yang ditentukan.

“Sesuai dengan SK Bupati akan dilakukan perpanjangan jika kekeringan terus berlanjut,” tandasnya. (Adv)

(RUK/MH)