banner 728x90

Diduga Sopir Mengantuk, Dua Truk Adu Depan di Camplong, Tiga Orang Dilarikan ke Rumah Sakit

Tabrakan adu depan dua truk di Jalan Raya Tambaan, Camplong, Sampang, Sabtu (3/1/2026) dini hari. Diduga sopir mengantuk, tiga orang mengalami luka dan dilarikan ke fasilitas kesehatan. (Foto: Poer/MID)

maduraindepth.com – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di jalur utama Kabupaten Sampang. Dua unit truk terlibat tabrakan adu depan di Jalan Raya Desa Tambaan, Kecamatan Camplong, Sabtu (3/1/2026) sekitar pukul 04.30 WIB.

Peristiwa tersebut mengakibatkan tiga orang mengalami luka-luka dan harus menjalani perawatan medis.
Kasat Lantas Polres Sampang, AKP Sigit Ekan Sahudi, mengungkapkan bahwa kecelakaan melibatkan truk engkel bernomor polisi L 9120 VV dan sebuah truk bernomor polisi M 8471 UH. Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), kecelakaan diduga kuat dipicu oleh faktor kelelahan pengemudi.

“Truk engkel yang dikemudikan Mahmudi melaju dari arah timur ke barat. Saat tiba di lokasi kejadian, pengemudi diduga mengantuk sehingga kendaraan oleng ke kanan jalan,” jelas AKP Sigit, Sabtu siang.

Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju truk yang dikemudikan Bunawi. Karena jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat dan ruang menghindar terbatas, tabrakan adu depan pun tidak dapat dihindari.

Akibat kejadian tersebut, Mahmudi (36) dan penumpangnya, Imam (32), yang merupakan warga Kota Surabaya, mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke RSUD Sampang untuk mendapatkan perawatan. Sementara pengemudi truk lainnya, Bunawi (47), warga Kabupaten Sumenep, juga mengalami luka dan dirawat di Puskesmas Camplong.

Tidak ada korban meninggal dunia dalam kecelakaan ini. Namun, ketiga korban tercatat mengalami luka ringan. Selain korban luka, kecelakaan tersebut menyebabkan kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp10 juta akibat kerusakan pada kedua kendaraan.

Baca juga:  Armada Pemadam Kebakaran di Sampang Tetap Difungsikan Meski Sudah Usang

AKP Sigit menambahkan, Satlantas Polres Sampang terus mengintensifkan langkah preemtif dan preventif guna menekan angka kecelakaan lalu lintas. Upaya tersebut meliputi patroli rutin di daerah rawan kecelakaan, patroli blue light pada malam hari, serta sosialisasi tertib berlalu lintas melalui media cetak, elektronik, dan media sosial.

Ia juga mengimbau seluruh pengguna jalan, khususnya pengemudi kendaraan angkutan barang, agar selalu mematuhi aturan lalu lintas dan mengutamakan keselamatan. “Apabila kondisi fisik sudah lelah atau mengantuk, segera beristirahat di tempat yang aman demi keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya,” tegasnya. (Poer/MH)

banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *