Terungkap, Motif R Bunuh Ayah Kandung di Sampang

Bunuh ayah di sampang
Inisial R (kerudung merah) diamankan oleh warga. (FOTO: Istimewa)

maduraindepth.com – Seorang ayah di Sampang, Madura, Jawa Timur dibunuh oleh anak kandungnya sendiri. Inisial R menghabisi nyawa ayahnya, Miskali, di musala dekat rumahnya di Dusun Katedung, Desa Pasarenan, Kecamatan Kedungdung, sekitar pukul 03.00 WIB, Rabu (18/5).

Berdasarkan keterangan adik pelaku, Jumhiyeh, kronologi kejadian bermula saat ayahnya sedang bersama R di musala dekat rumah. Saat ayahnya tidur nyenyak, seketika pelaku membunuh ayahnya menggunakan bongkahan batu besar pada bagian dahi. Akibatnya kepala sang ayah terluka parah.


“Saya lihat ayah sudah tidak berdaya, dan R itu sudah tidak ada di langgar dan di samping ayah ada batu besar,” ujarnya saat jajaran Satreskrim Polres Sampang melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Jumhiyeh menuturkan bahwa saudaranya yang berinisial R sudah lama mengalami gangguan jiwa. Dirinya menyebutkan kalau pelaku sekitar tiga bulan yang lalu sempat dipasung di rumahnya. Bahkan pelaku juga sempat mendapat perawatan dari petugas Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kedungdung.

Setelah diketahui pelaku telah membunuh ayah kandungnya, pelaku langsung melarikan diri ke masjid yang tak jauh dari TKP.

Kesaksian Jumhiyeh diperkuat dengan penuturan seorang warga yang enggan disebutkan namanya. Ia mengungkapkan, pagi itu pelaku berada di masjid ikut salat berjemaah subuh.

“Seketika itu warga di sini curiga kepada R. Sebab, tersangka sebelum azan subuh sudah ada di masjid,” ucapnya.

Baca juga:  Mobil Cakades Bancelok Sampang Kena Tilang Operasi Zebra Semeru 2019

Namun setelah salat berjamaah subuh selesai dan matahari sudah mulai terbit, ada warga lain yang meneriaki jika R telah menganiaya ayah kandungnya sendiri hingga meninggal dunia.

“R ini dicari oleh keluarganya karena saat ayah kandungnya ditemukan tidak bernyawa, dia menghilang dari rumahnya dan bersembunyi di masjid,” imbuhnya.

Motif R Bunuh Ayah Kandungnya

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Kedungdung, Darussalam mengatakan, anggotanya telah mengamankan pelaku. Saat ini pihaknya telah mengamankan dan menyerahkan kasus ini ke Polres Sampang.

Kasat Reskrim Polres Sampang AKP Irwan Nugraha mengungkapkan, berdasarkan hasil olah TKP pihaknya menemukan barang bukti berupa batu besar di lokasi kejadian. Batu itu digunakan R untuk menganiaya ayah kandungnya.

AKP Irwan Nugraha mengungkapkan, inisial R mengalami gangguan jiwa sekitar 10 tahun yang lalu. Ditambah lagi ia juga cerai dengan suaminya.

Ia mengungkapkan, pelaku sering melakukan penganiayaan terhadap keluarga. Namun keluarganya memaklumi karena sudah mengetahui keadaan pelaku.

“Kadang sering ngancam-ngancam ayahnya, buktinya minggu kemarin sebelum meninggal hampir dilukai dengan sebuah gunting. Tapi nahas sekarang ini lolos pantauan keluarga sehingga ayahnya dihabisi saat tidur,” pungkasnya. (Alim/MH)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here