maduraindepth.com – Polres Sampang memperketat pengamanan jelang pergantian Tahun Baru 2026 guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif. Selain fokus pada ketertiban lalu lintas dan keamanan masyarakat, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sampang juga terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya di bidang penerbitan Surat Izin Mengemudi (SIM).
Kasat Lantas Polres Sampang, AKP Sigit Ekan Sahudi, S.H., mengimbau masyarakat agar merayakan malam tahun baru secara tertib dan tidak berlebihan. Ia menegaskan, kepolisian akan menindak tegas pelanggaran lalu lintas, terutama penggunaan knalpot tidak standar yang kerap menimbulkan kebisingan.
“Kami mengimbau masyarakat tidak mengubah spesifikasi kendaraan. Knalpot yang tidak sesuai standar pasti akan kami tindak karena mengganggu ketertiban dan kenyamanan umum,” ujarnya, Rabu (31/12/2025).
AKP Sigit juga mengingatkan masyarakat agar berhati-hati saat berkendara dan mampu menjadi “polisi bagi diri sendiri”, terutama di pusat keramaian. Barang bawaan diminta tetap aman untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.
Dalam pengamanan malam tahun baru, Polres Sampang memusatkan perhatian di kawasan Alun-alun Trunojoyo. Sebanyak 160 personel kepolisian diterjunkan dalam operasi, ditambah dukungan dari instansi terkait sehingga total personel mencapai sekitar 250 orang. Rekayasa lalu lintas bersifat situasional dan akan diterapkan jika terjadi kepadatan, dengan pengalihan arus ke sejumlah jalur alternatif.
Selain pengamanan, Satlantas Polres Sampang juga mencatat peningkatan capaian layanan SIM sepanjang 2025. Peningkatan tersebut didorong oleh program Semangat Betul (Semangat Belajar untuk Lulus) yang membantu pemohon SIM yang gagal ujian, serta program SIM Cakmat, yakni layanan perpanjangan SIM dengan sistem jemput bola ke kecamatan-kecamatan.
“Kedua program ini bertujuan mempermudah masyarakat, baik dari sisi biaya, waktu, maupun keselamatan,” jelas AKP Sigit.
Ia memastikan, inovasi pelayanan tersebut akan terus dilanjutkan pada 2026 sebagai bagian dari upaya menghadirkan pelayanan lalu lintas yang humanis, mudah, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.(Poer/MH)














