maduraindepth.com– Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kabupaten Sampang memperkuat sinergi dengan Husky-CNOOC Madura Limited (HCML) dalam mendukung program lingkungan dan mitigasi kebencanaan di wilayah setempat.
Ketua FPRB Kabupaten Sampang, Moh. Hasan Jailani (Mamak), menyampaikan bahwa hubungan yang terjalin selama lebih dari dua tahun terakhir merupakan bentuk kolaborasi nyata antara forum kebencanaan berbasis masyarakat dengan perusahaan migas yang beroperasi di sekitar perairan Sampang.
Menurutnya, HCML secara konsisten memberikan dukungan terhadap program penanaman pohon yang rutin dilaksanakan setiap tahun oleh FPRB. Program tersebut menjadi bagian dari upaya pengurangan risiko bencana berbasis lingkungan, sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem di daerah pesisir dan daratan.
“FPRB melibatkan banyak pihak dan multi-stakeholder. Alhamdulillah, HCML mempercayakan sejumlah program, khususnya kegiatan penanaman, kepada kami,” ujarnya.
Sebagai bentuk apresiasi, FPRB melakukan silaturahmi dan koordinasi langsung ke kantor HCML di Surabaya. Langkah tersebut sekaligus untuk memperkuat komunikasi serta memastikan keberlanjutan kerja sama ke depan, terutama dalam isu-isu lingkungan hidup.
Mamak menegaskan, sinergi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan upaya mitigasi bencana. Ia berharap komitmen bersama dalam menjaga alam dapat mencegah terjadinya bencana seperti yang melanda sejumlah daerah lain dalam beberapa tahun terakhir.
Sementara itu, Manager Regional Office and Relations HCML, Hamim Tohari, menyampaikan apresiasi atas kemitraan yang telah berjalan baik. Ia berharap kerja sama tersebut dapat terus berlangsung dan semakin berkembang setiap tahun.
“Kami berterima kasih atas kolaborasi yang sudah terbangun. Semoga sinergi ini terus berlanjut dan tahun ini kembali dapat direalisasikan,” pungkasnya.(Poer/MH)














