Server Pemkab Sampang Diretas, Didi: Kita Recovery Semua

Server Pemkab Sampang
Ilustrasi. (Foto: Istimewa)

maduraindepth.com – Server Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang diduga diretas. Akibatnya tiga sistem yang ada dalam database server tersebut mengalami masalah serius, bahkan sejumlah dokumen atau data hilang.

Tiga sistem yang diduga diretas meliputi E-Planning, Sistem Informasi Evaluasi dan Pengukuran Kinerja (Sievka) dan Sistem Informasi Pengelolaan Keuangan Daerah (SIPKD).


Kabid Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Daerah (Rendalev) Bapelitbangda, Didi Achmadi mengkonfirmasi peretasan server tersebut sebenarnya sejak 2 Juli lalu. Namun saat ini ketiga sistem tersebut sedang dalam tahap pemulihan atau recovery.

“Ranah kami hanya di E-Planning dan Sievka, sedangkan SIPKD ada di keuangan. Serangan karena virus tipe baru sejak 2 Juli, namun saat ini sedang dalam recovery,” kata pada maduraindepth.com, Rabu (9/9).

Pria berkacamata itu mengungkapkan, pembekuan aplikasi E-Planning dan Sievka yang ada di Bapelitbangda bersamaan dengan SIPKD yang ada di BPPKAD. Karena memang satu server dengan sistem informasi yang ada di Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Sampang.

Akibat serangan cyber tersebut, semua sistem harus diinstal ulang dan server dibangun kembali. Kemudian semua data base yang hilang diuploud ulang.

“Kita recovery semuanya,” ucap dia singkat.

Didi mengilustrasikan, cara kerja peretasan tersebut semacam rampok. Peretas setelah berhasil membobol dan masuk ke server, pihaknya tidak bisa masuk atau login ke sistem aplikasi tersebut.

Baca juga:  Simpan Puluhan Kilogram Bahan Peledak, AS Terancam Hukuman Seumur Hidup

Meski demikian, dia menganggap enteng peretasan tersebut. Sebab dianggap sebagai transfer pengetahuan baru dalam menggunakan teknologi informasi atau IT.

“Kita di Bapelitbangda memiliki tenaga IT yang terampil untuk merecovery sistem tersebut. Selama ini kita (menganggap) semacam ada transfer knowledge,” tutupnya. (RIF/MH)

LEAVE A REPLY