maduraindepth.com – Guna meringankan beban warga yang terdampak kemarau panjang, Unit Pengumpul Zakat, Infak, dan Sedekah (UPZIS) NU Care–LAZISNU MWCNU Kota Sumenep menggelar aksi tanggap darurat dengan membagikan 20 ribu liter air bersih, Minggu (18/10/2026).
Bantuan pasokan air tersebut disalurkan langsung ke dua lokasi yang memprihatinkan di Kecamatan Pasongsongan, yakni Desa Montorna dan Desa Prancak.
Proses pendistribusian air mendatangkan empat armada tangki air dan dimulai sekitar pukul 13.30 WIB. Langkah ini diambil untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat terhadap air layak konsumsi dapat segera terpenuhi.
Ketua NU Care–LAZISNU MWCNU Kota Sumenep, Mohammad Lamri menegaskan, aksi sosial ini merupakan wujud kepedulian nyata serta komitmen kelembagaan dalam merespons situasi darurat kekeringan yang melanda pelosok daerah.
“Langkah ini adalah bagian dari tanggung jawab kemanusiaan kami untuk membantu meringankan kesulitan warga. Nahdlatul Ulama ingin selalu hadir dan memberi manfaat nyata di tengah masyarakat,” kata Lamri.
Kedatangan armada air bersih disambut hangat oleh warga setempat. Sejak siang, masyarakat telah bersiagap mengantre membawa bermacam tempat penampungan, mulai dari jeriken, ember, hingga drum plastik, demi menampung pasokan air.
Bagi penduduk setempat, bantuan tersebut terasa sangat berharga untuk memenuhi kebutuhan krusial harian, terutama konsumsi, memasak, serta sanitasi rumah tangga di tengah sulitnya sumber air.
Pihak LAZISNU MWCNU Kota Sumenep berharap aksi sosial ini tak sekadar menutupi krisis air sesaat, tetapi juga sanggup memantik semangat gotong royong dan kepedulian antar sesama di masa-masa sulit.(Arif Coolbreak/MID)














